
Corporate Social Responsibility (CSR)

Indonesia Belajar

Berangkat dari pemikiran bahwa generasi muda merupakan tulang punggung masa depan bangsa, sejak tahun 2004 Indosat melaksanakan program CSR yang berfokus pada pendidikan dengan tema INDONESIA BELAJAR. Pendidikan dipilih dengan latar belakang kondisi masyarakat Indonesia yang menurut statistik dan hasil penelitian masih tertinggal jauh dengan negara lain. Padahal kunci peningkatan kualitas kehidupan bangsa terletak pada kualitas pendidikan masyarakatnya, khususnya generasi muda, untuk dapat meraih masa depan yang lebih baik.




Dalam upayanya membangkitkan budaya inovasi di kalangan generasi muda nasional, Indosat membangun suatu wadah kompetisi dalam bidang teknologi wireless, Indosat Wireless Innovation Contest yang khusus diperuntukkan untuk para generasi muda. Program yang sudah berjalan hampir tiga tahun ini ternyata cukup diminati oleh para kaum muda. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan jumlah peserta di setiap tahunnya dan pada setiap tema yang ada.
Onno W. Purbo sebagai salah satu juri dari kompetisi yang pernah diadakan, berpendapat, “Hasil kontes ini membuktikan bahwa sebenarnya bangsa ini memiliki kemampuan. Seharusnya hal seperti ini terus menerus dilakukan sehingga kita tidak hanya bisa memberi tapi juga menghasilkan sesuatu”
Peningkatan Kompetensi Guru IPA dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Laboratorium Serta Peningkatan Kecerdasan Matematika


Dalam upayanya meningkatkan kemampuan dan kompetensi para guru IPA dan Matematika, Indosat berkerjasama dengan tiga universitas di Sumatera Barat, yakni: Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, dan Universitas Negeri Padang, mengadakan program “Kompetensi Guru IPA dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Laboratorium serta Peningkatan Kecerdasan Matematika”.
Program yang telah berjalan selama dua tahun ini ternyata mendapat respon yang cukup baik, terlihat dari tingginnya jumlah peserta yang mengikuti program ini. “Diharapkan program ini dapat meningkatkan penguasaan guru terhadap fasilitas laboratorium dan membuat IPA dan Matematika menjadi pelajaran yang menarik & ditunggu-tunggu siswa”, ujar Prof. Yunazar M berpendapat mengenai program ini.
2 (dua) sekolah dasar unggulan untuk masyarakat Nangroe Aceh Darussalam



Sebagai kelanjutan dari berbagai program bantuan tanggap darurat bagi para korban bencana nasional tsunami, Indosat juga menyelenggarakan program bantuan jangka panjang dalam rangka menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Aceh berupa pendirian dua sekolah dasar di Aceh,yaitu:
-
Sekolah Dasar Unggulan (SDU) Iqro di Sigli
-
Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri, Aceh Besar
Ini adalah implementasi komitmen bantuan jangka panjang Indosat bagi generasi muda Aceh atas meningkatnya minat siswa terhadap aktifitas belajar mengajar, dan juga sebagai perwujudan atas komunitas masyarakat yang berkualitas baik secara pendidikan, mental, dan spiritual (akhlak).
Ibu Imas selaku PJ Kurikulum SDIT Nurul Fikri di Aceh Besar mengatakan,“Sekolah ini memberikan kesempatan kepada kami untuk memberikan sumbangsih berupa ilmu & ketrampilan bagi masyarakat Aceh”.
Program BEASISWA



Indosat juga turut memberikan beasiswa kepada 110 mahasiswa yang kurang mampu dari 6 perguruan tinggi. Adapun kriteria penerima beasiswa ini adalah, mahasiswa yang berasal dari fakultas teknik elektro semester V dengan IPK >= 3.0, dengan kondisi kurang mampu dalam hal biaya, namun tetap aktif berorganisasi serta bebas narkoba.
Indosat juga memberikan beasiswa kepada Duta Belia adalah team siswa pelajar yang merupakan anggota dari eks. Paskibraka, para juara olimpiade science (Fisika, Kimia, Biologi, dan Matematika), duta asean, duta pesantren dan seminari.
Bekerjasama dengan UNDP, Indosat mencoba untuk mensosialisasikan salah satu program MDGs dalam hal “pendidikan untuk semua”, dengan cara: memberikan beasiswa kepada siswa-siswa dari Bali dimana karya lukisan mereka dijadikan sebagai ‘voucher mentari edisi khusus’ MDGs. Beasiswa diberikan selama setahun kepada 7 siswa SD terpilih
Maju... Olah Raga Indonesia!

Indosat turut mendukung pembinaan olahraga panahan bagi siswa tingkat dasar dan menengah di 11 propinsi dan pembinaan bagi para atlet yunior PERPANI. Pembinaan tersebut meliputi penyelenggaraan alat-alat olahraga panahan, pelaksanaan pelatihan yang berkesinambungan, penyelenggaraan event kejuaraan, dan biaya operasional. Selain itu program ini juga bertujuan untuk membentuk olahragawan muda yang berbakat untuk berkontribusi di olahraga panahan.
Tidak itu saja, Indosat juga turut memberikan dukungan bagi KONI untuk pengadaan system informasi yang baik dan akurat, baik untuk kebutuhan internal maupun eksternal. Dukungan yang diberikan secara terintegrasi tersebut tidak hanya terbatas dalam hal system informasi, namun berkembang hingga distribusi informasi dan program melalui SMS (content provider).



back to Indosat home