
Corporate Social Responsibility (CSR)

Indonesia Belajar

Berangkat dari pemikiran bahwa generasi muda merupakan tulang punggung masa depan bangsa, sejak tahun 2004 Indosat melaksanakan program CSR yang berfokus pada pendidikan dengan tema INDONESIA BELAJAR. Pendidikan dipilih dengan latar belakang kondisi masyarakat Indonesia yang menurut statistik dan hasil penelitian masih tertinggal jauh dengan negara lain. Padahal kunci peningkatan kualitas kehidupan bangsa terletak pada kualitas pendidikan masyarakatnya, khususnya generasi muda, untuk dapat meraih masa depan yang lebih baik.
ISMS
Indosat Science and Multimedia School

Sebagai kelanjutan program Indosat Science and Multimedia School (ISMS) yaitu program bantuan perangkat multimedia untuk 103 sekolah, pada tahun 2010 Indosat menggelar lomba mangajar Guru Fisika ISMS yang diarahkan menjadi kompetisi pemanfaatan perangkat yang telah digunakan dan diikuti oleh perwakilan guru Fisika dari 103 sekolah yang telah mendapatkan perangkat ISMS.
Babak grand final di ikuti oleh 8 guru finalis perwakilan para juara dari regional Indosat di seluruh Indonesia, dimana mereka sebelumnya telah melalui proses seleksi penyaringan di 4 kota besar yaitu : Jakarta, Medan, Makassar dan Surabaya. Penilaian lomba di lakukan oleh dewan juri yang berkompeten di bidang pengajaran Seperti dosen dan pakar pendidikan.
Rangkaian lomba mengajar Guru Fisika ISMS ini merupakan bagian dari kepedulian Indosat untuk meningkatkan kualitas guru pengajar, khususnya mata pelajaran Fisika.
“Indosat telah memberikan sebuah pengalaman tersendiri bagi kami guru guru fisika yang telah menerima paket pembelajaran fisika secara online serta pelatihan bagaimana mengoptimalkan paket tersebut untuk dapat kami implementasikan di sekolah kami, selain itu Indosat telah mengundang kami untuk lomba mengajar yang dapat kami jadikan sebagai ajang uji kemampuan antar sesame guru fisika, bravo Indosat,” ujar Bapak Siswandi Reya’an, Guru Fisika SMAN 1 Barabai, Juara 2 Lomba Mengajar Fisika Indosat Science & Multimedia School.


Pada tahun 2010, Indosat menyelenggarakan grand final IWIC ke-5 yang merupakan ajang kompetisi dan apresiasi terhadap berbagai karya inovasi wireless generasi muda Indosat.
IWIC yang telah memasuki tahun kelima ini telah menghasilkan 1500 karya kreatif dan inovatif di bidang wireless dan beberapa diantaranya telah berhasil diaplikasikan menjadi layanan yang dapat di nikmati oleh masyarakat, seperti SMSZIP, karya dari Budi Daryatmo, pemenang IWIC 2006.
Grand final IWIC 2010 kali ini berhasil melahirkan 20 nominator muda yang menghadirkan berbagai karya dalam beberapa kategori.
"sebagai salah satu bagian dari CSR Indosat di bidang pendidikan, IWIC telah memberikan banyak manfaat dan pengalaman bagi para peserta khususnya saya sendiri, selain dapat dijadikan sebagai ajang mengasah kemampuan di bidang wireless juga dapat dijadikan sebagai tempat bersosialisasi dengan para sesame penggemar wireless, maju terus Indosat Wireless Innovation contest, Jayalah Indonesia" ujar Sandy Marly Colondam, Juara IWIC tahun 2008, 2009 dan 2010
2 (dua) sekolah dasar unggulan untuk masyarakat Nangroe Aceh Darussalam

Sebagai kelanjutan dari program bantuan tanggap darurat bagi para korban bencana nasional tsunami, Pada tahun 2010 ini Indosat tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pendidikan masyarakat Aceh.
Dua sekolah dasar di Aceh yang merupakan bantuan dari Indosat yaitu:
1. Sekolah Dasar Unggulan (SDU) Iqro di Sigli.
2. Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri, Aceh Besar.
Telah memberikan hasil yang baik bagi pengembangan pendidikan dan menjadikan sekolah unggulan di Kabupaten dan Propinsi. Banyak penghargaan yang telah diperoleh dari kegiatan siswa di kedua sekolah tersebut yang dapat meningkatkan image dan citra Indosat sebagai perusahaan yang peduli terhadap pendidikan di Aceh.
Berbagai kegiatan dan program di kedua sekolah tersebut dilaksanakan dengan baik sejalan dengan program Indonesia belajar dan Indonesia hijau.
Kami bangga bisa bersekolah di SDU Iqro, kami bisa bermain, baca banyak buku, belajar computer dan mempunyai banyak teman, terima kasih indosat atas bantuan dan perhatiannya kepada kami “ ujar M.Fathin Azka, siswa SDU Iqro kelas 6C.
Peningkatan Kompetensi Guru IPA dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Laboratorium Serta Peningkatan Kecerdasan Matematika

Meningkatkan taraf dan kualitas hidup masyarakat merupakan salah satu bentuk komitmen Indosat yang diwujudkan melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan salah satunya diwujudkan dalam program Indonesia Belajar yang berfokus pada bidang pendidikan, melalui penyelenggaraan Workshop Peningatan Kompetensi Guru IPA (Fisika, Kimia dan Biologi)
Pada tahun 2010, Program workshop telah memasuki tahun ke-5 yang telah menghasilkan memberikan beasiswa bagi 1024 guru dan 402 SMA dan Madrasyah aliyah Negeri dari 33 Propinsi di seluruh Indonesia.
Program peningkatan Kompetensi Guru IPA dan Matematika diselenggarakan oleh Indosat bekerjasama dengan 3 universitas antara lain Universitas Andalas,Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang sebagai penyedia tenaga pengajar dan juga fasilitas laboratorium.
Program yang telah berjalan selama lima tahun ini ternyata mendapat respon yang cukup baik, terlihat dari tingginnya jumlah peserta yang mengikuti program ini. “Diharapkan program ini dapat meningkatkan penguasaan guru terhadap fasilitas laboratorium dan membuat IPA dan Matematika menjadi pelajaran yang menarik & ditunggu-tunggu siswa”, ujar Prof. Yunazar M berpendapat mengenai program ini.




back to Indosat home


