
Corporate Social Responsibility (CSR)

Indosat Peduli

Merupakan program Indosat dalam memberikan bantuan tanggap darurat bagi korban bencana dan juga kegiatan pembinaan komunitas di daerah yang rawan bencana.
Penanganan dan Pemulihan Pasca Bencana

Kegiatan cepat tanggap Indosat dalam membantu masyarakat sebagai bagian dari program CSR Indosat. Di bawah payung Indosat Peduli, perusahaan berupaya memberikan bantuan sosial, pendidikan dan kesehatan yang bersifat philanthropy kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang diperuntukkan membantu masyarakat di wilayah bencana ini, telah dilaksanakan sejak dahulu antara lain dalam bentuk bantuan makanan, pakaian dan kebutuhan primer lainnya, layanan kesehatan, dan juga dukungan telekomunikasi gratis bagi para korban.
Hingga kini Indosat terus berupaya menghadirkan dan membantu masyarakat, seperti pada saat terjadi bencana tsunami di Aceh dan Pangandaran, gempa di Jogyakarta, Padang, dan Bengkulu, banjir di Jakarta, Morowali, Bojonegoro, Ngawi, bencana Situ Gintung di Tangerang, gempa di Tasikmalaya dan di Sumatera Barat, bencana banjir di Baleendah di Bandung Selatan, serta bencana longsor di Ciwidey.
Dalam pelaksanaan tanggap bencana, Indosat sudah memiliki “team task force” penanganan pasca terjadi bencana, dimana team ini bertugas untuk memulihkan asset perusahaan, meliputi karyawan dan infrastruktur perusahaan, serta membantu masyarakat yang berada dekat dengan infrastruktur perusahaan.
Salah satunya adalah dengan menerjunkan Mobil Klinik Sehat Keliling dan Tim SAR Indosat ke wilayah terjadinya bencana, sesaat setelah terjadinya bencana. Layanan tersebut diturunkan sebagai bagian dari kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang terkena bencana. Sebagai contohnya adalah saat terjadinya gempa yang terjadi di Sumatera Barat, guna menolong para korban gempa, Indosat menurunkan 3 (tiga) mobil klinik langsung ke wilayah terjadinya gempa, yakni 2 unit di kota Padang dan 1 unit di kota Pariaman, yang dilanjutkan dengan dengan mendirikan Posko kesehatan yang bertempat di Korong Gadang, dekat Polsek Kuranji, Padang dan di Jalan Pasir Kota, Pariaman, untuk memberikan bantuan kesehatan dan pengobatan bagi para korban yang terluka. Pada H+1 Indosat juga langsung mendirikan Posko Indosat Peduli yang meliputi layanan telepon gratis bagi para korban untuk dapat melakukan panggilan keluar menghubungi sanak saudara untuk mengabarkan keadaan mereka dan tersedia juga pertolongan medis bagi para korban. Posko Indosat Peduli ini berlokasi di Jalan Khatib Sulaiman No 68, Padang (Kantor Indosat cabang Padang), serta 4 posko telepon gratis di beberapa lokasi lainnya. Sedangkan anak perusahaan Indosat, IM2, juga akan menyiapkan media center dan bantuan backbone untuk fasilitas komunikasi tanggap darurat gempa Sumatra Barat yaitu berupa 1 unit mobil Vsat, 1 set terminal Vsat Ku-band, AP dan perangkat support lainnya untuk membantu koordinasi di lapangan.
Melanjutkan bentuk kepedulian yang sudah dilakukan sejak hari pertama paska gempa di Sumatera Barat, hari ini Indosat kembali menyerahkan bantuan senilai lebih dari Rp 2 Milyar, baik dalam bentuk uang tunai, barang, fasilitas telekomunikasi gratis, fasilitas kesehatan cuma-cuma serta program-program khusus untuk pelanggan IM3 dan Mentari di Padang, dalam upaya membantu para korban serta mempercepat upaya pemulihan paska gempa. Seluruh bantuan diserahkan jajaran direksi Indosat yang dipimpin langsung oleh President Director & CEO Indosat Harry Sasongko, beserta Komisaris Rachmat Gobel. Bantuan diterima masing-masing oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar H. Firdaus K SE Msi dan Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Prof. Firman Hasan SH. Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan yang berasal dari komunitas pelanggan BlackBerry Indosat berupa dana tunai yang terkumpul dari para anggota komunitas BlackBerry, sebagai bentuk kepedulian pelanggan Indosat terhadap bencana di Sumbar.
”Atas nama manajemen dan karyawan kami menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban gempa ini. Semoga berbagai bentuk kepedulian yang telah kami berikan dapat turut membantu meringankan beban para korban serta mendukung upaya pemulihan paska gempa sehingga kondisi kehidupan masyakarat dapat segara pulih dan normal kembali,” demikian disampaikan President Director & CEO Indosat Harry Sasongko.
Bantuan senilai lebih dari Rp 2 Milyar tersebut terdiri dari bantuan uang tunai senilai Rp 500 juta yang diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat, bantuan senilai Rp 400 juta berupa barang-barang sesuai kebutuhan di lokasi bencana diserahkan dan disalurkan melalui Satkorlak Sumatera Barat, bantuan berupa 200 unit StarOne dengan pulsa bagi para relawan, Pemerintah Daerah dan Rumah Sakit, fasilitas kesehatan cuma-cuma melalui Mobil Klinik Keliling Indosat, posko telekomunikasi yang menyediakan fasilitas telekomunikasi gratis di 5 posko/titik, serta program layanan bagi pelanggan IM3 dan Mentari berupa perpanjangan masa aktif, bonus 60 SMS dan 60 menit percakapan.
Khusus untuk pelanggan IM3 dan Mentari dengan HLR Padang, Indosat memberikan secara cuma-cuma perpanjangan masa aktif hingga 15 hari sejak 5 oktober 2009, bonus 60 SMS dan 60 menit percakapan. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan pelanggan mengalami kesulitan dalam melakukan isi ulang selama masa paska musibah gempa.
Sementara itu Indosat juga mengajak para pelanggannya untuk turut berpartisipasi memberikan kepedulian kepada para korban gempa melalui SMS Donasi peduli bencana Tasikmalaya dan Sumatera Barat. Jumlah donasi yang terkumpul untuk program ini adalah Rp 21.802.365,- (untuk gempa di Tasikmalaya) dan Rp 995.300.460,- (untuk gempa di Padang) dan keseluruhan donasi tersebut sudah dialokasikan kepada Komunitas Postel untuk pembangunan dan perbaikan sarana serta prasarana pendidikan di kedua wilayah tersebut.




back to Indosat home


