Welcome, Guest | Login | Register
Public Relations.

  • i-News
  • Media Coverage
  • Mobile Services
    • StarOne (CDMA Pre & Postpaid)
    • Mentari (GSM Prepaid)
    • IM3 (GSM Prepaid)
    • BlackBerry(R) from Indosat
    • Indosat Internet
    • Indosat Mobile (GSM Pre & Postpaid)
  • Mobile Features
    • Voice Call
    • Messaging
    • International Roaming
    • Mobile Tools
  • Indosat Arena
    • i-ring 808
    • Arena Musik
    • Arena Film
    • Arena Games
  • Fixed Telephony
    • Indosat Phone
    • International Call
  • Customers
    • Community
    • Indosat Yours
    • Indosat Programs
    • Indosat Senyum
    • Customer Support
    • Indosat Care (Online Self Care)
  • Gadgets
    • Indosat Android
    • Program Bundling Indosat
  • Corp. Solutions
    • Connectivity Solution
    • Convergence Solution
    • VAS & Hosting Solution
    • Mobility Solution
    • Voice Solution
  • About Indosat
    • Corporate Profile
    • Investor Relations
    • Public Relations
    • Corporate Responsibility

Photo Gallery

  • Corporate
  • Marketing 4
  • CSR
  • Others

Corporate Activities Highlights

Back to Corporate Activities Highlights
|
Share & Bookmarks
Facebook Twitter
Blogger Multiply
Yahoo Mail Gmail
[X]
  Print View

Indosat Menyampaikan Laporan Keuangan Tidak Diaudit

 Untuk Periode Yang Berakhir Pada 30 Juni 2011

Perusahaan Membukukan 6,3% Kenaikan Pendapatan Selular Terhadap SMT1-2010

 

PT Indosat Tbk (“Indosat” atau “Perusahaan”) (Simbol: ISAT: BEI, IIT: NYSE) mengumumkan bahwa Perusahaan telah menyampaikan laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2011 yang tidak diaudit kepada otoritas pasar modal terkait. Laporan lengkap tersedia di situs perusahaan www.indosat.com.
Perusahaan mencatat pertumbuhan sebesar 4% terhadap periode yang sama tahun sebelumnya, dengan membukukan pendapatan usaha terkonsolidasi sebesar Rp10,05 triliun. Apabila tidak diperhitungkannya beban bersih Voluntary Separation Scheme (VSS)* sebesar Rp425,6 miliar, EBITDA meningkat sebesar 7,2% menjadi Rp4.925,2 miliar, dengan marjin EBITDA sebesar 49,0%. Dengan memperhitungkan beban VSS, Perusahaan mencatat penurunan EBITDA sebesar 2,1% menjadi Rp4.499,6 miliar [SMT1 2010: Rp4.594,6 miliar], dengan penurunan marjin EBITDA sebesar 2,8% menjadi 44,8%. Beban usaha meningkat sebesar 8,1% dalam periode ini, utamanya disebabkan oleh adanya VSS program. Pendapatan seluler, data tetap (MIDI) dan telepon tetap masing – masing memberikan kontribusi sebesar 82%, 12% dan 6% terhadap pendapatan usaha terkonsolidasi Perusahaan.


Ikhtisar Keuangan:

 

 

 

Analisa Semesteran

SMT1 2011

SMT1 2010

% perubahan

Pendapatan Usaha** (Rp Miliar)

10.049,5

9.661,8

4,0

Selular** (Rp Miliar)

8.226,7

7.737,1

6,3

Non-Selular** (Rp Miliar)

1.822,8

1.924,7

(5,3)

Beban Usaha (Rp Miliar)

8.713,3

8.061,2

8,1

Laba Usaha (Rp Miliar)

1.336,2

1.600,5

(16,5)

Beban Lain-lain (Rp Miliar)

(330,6)

(1.103,2)

(70,0)

EBITDA*** (Rp Miliar)

4.499,6

4.594,6

(2,1)

Marjin EBITDA (%)

44,8%

47,6%

(2,8)

Laba Periode Berjalan Yang  Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Perusahaan (Sebelumnya Laba Bersih) (Rp Miliar)

681,9

287,1

137,5

Pengeluaran Barang Modal Tunai
(Rp Miliar)

2.557,9

3.055,6

(16,3)

Total Hutang (Rp Miliar)

22.069,2

24.703,8

(10,7)

Jumlah Pelanggan Selular (juta)

47,3

37,8

25,1

Jumlah Pelanggan Wireless Broadband**** (ribu)

506,8

751,9

(32,6)

Jumlah Pelanggan Fixed Wireless Access (FWA)  (ribu)

350,5

697,4

(49,7)

ARPU Selular (Rp)

29.290

34.719

(15,6)

ARPU FWA (IDR)

29.349

18.362

59,8

BTS (2G dan 3G)

18.408

17.372

6,0

  • Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan pada SMT1 2011 meningkat sebesar 137,5% menjadi Rp125,5 [SMT1 2010: Rp52,8] sebagai akibat meningkatnya laba atas selisih kurs dan turunnya jumlah beban pendanaan, walaupun terjadi peningkatan dalam beban penyusutan dan amortisasi.
  • Penurunan marjin EBITDA sebesar 2,8% menjadi 44,8% akibat dari one-off charge berkenaan dengan program VSS. Marjin EBITDA tanpa adanya one-off charge adalah sebesar 49,0%.
  • Indosat mengurangi total jumlah hutangnya setelah membayar hutang jatuh tempo: obligasi Indosat IV sebesar 815 miliar Rupiah, obligasi syariah sebesar 285 miliar Rupiah, pinjaman sindikasi sebesar US$ 112,5 juta, cicilan pinjaman SEK Tranche A, B dan C sebesar US$22,5 juta, HSBC Coface dan Sinosure sebesar US$ 10,1 juta, pinjaman komersial 9 tahun dari HSBC sebesar US$ 1,4 juta, dan pinjaman kredit ekspor sebesar US$ 3,8 juta.

 

Ikhtisar Operasional:

  • Pendapatan usaha selular tumbuh 6,3% dibandingkan tahun lalu, didukung oleh berlanjutnya pertumbuhan jumlah pelanggan selular yang mencapai 47,3 juta pelanggan pada akhir periode SMT1 2011.
  • ARPU selular turun sebesar 15,6% terhadap tahun lalu utamanya disebabkan peningkatan sebesar 25,1% jumlah pelanggan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • Indosat menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman revolving dengan Mandiri dengan jumlah maksimum sebesar satu triliun Rupiah dengan tingkat bunga mengambang JIBOR + 1,4% per tahun, dan melakukan penarikan fasilitas pinjaman revolving BCA sebesar 500 miliar Rupiah (jumlah maksimum sebesar satu triliun Rupiah dengan tingkat bunga mengambang JIBOR + 1,4% per tahun).

 

Menjelaskan hasil pencapaian, Bapak Harry Sasongko, President Director and CEO Indosat menyampaikan:

“Pada enam bulan pertama tahun ini merupakan pengalaman yang sangat menantang. Kami dengan senang hati mempersembahkan kuartal terbaik kami dengan pertumbuhan Laba Periode Berjalan Yang  Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Perusahaan sebesar 137,5%, walaupun terdapat peningkatan dalam beban penyusutan dan adanya dampak program VSS. Pendapatan konsolidasi kamijuga mengalami peningkatan sebesar 4% yang terutama dikontribusi oleh pertumbuhan pendapatan selular sebesar 6,3%. Walaupun dalam suasana kompetisi yang tetap penuh tantangan, skala, kekuatan dan kepemimpinan pasar kami, memungkinkan kami untuk dengan cepat dan tegas menerapkan sejumlah langkah operasional dan keuangan untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Dengan berakhirnya program VSS secara sukses, transformasi bisnis kami untuk menjadi penyedia layanan informasi dan komunikasi pilihan pelanggan di Indonesia telah memasuki tahap yang baru.”

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.indosat.com.

*Pada tanggal 20 Januari 2011, Dewan Direksi Perusahaan mengeluarkan Keputusan Direksi No. 003/Direksi/2011 mengenai Program Restrukturisasi Organisasi melalui penawaran program berdasarkan persetujuan kedua belah pihak antara Perusahaan dan karyawan-karyawan tertentu (Skema Pemutusan Kerja Sukarela / VSS) yang efektif pada tanggal yang sama.
** Termasuk reklasifikasi sebagian porsi pendapatan telepon internasional dari segmen telekomunikasi tetap ke segmen selular.
***EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) merupakan metode pengukuran yang bukan berasal dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang diyakini oleh manajemen sebagai suatu metode pengukuran tambahan yang berguna untuk menentukan ketersediaan kas sebelum pelunasan hutang yang jatuh tempo, belanja modal, dan pajak penghasilan. Untuk perhatian Investor, EBITDA tidak dapat ditafsirkan sebagai alternatif untuk menentukan pendapatan bersih sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan, sebagai suatu indikator atas kondisi Perusahaan atau indikator atas arus kas dari kegiatan operasional sebagai ukuran likuiditas dan arus kas. EBITDA tidak memiliki pengertian standar berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Metode yang digunakan Perusahaan untuk menghitung EBITDA dapat berbeda dengan metode penghitungan yang dilakukan oleh perusahaan lain dan karenanya tidak dapat dibandingkan dengan EBITDA perusahaan lain.
****Pelanggan SMT1 2010 adalah seluruh pelanggan yang terdaftar pada jaringan sedangkan pelanggan SMT1 2011 hanya pelanggan yang aktif menggunakan.

 

 
  back to Indosat home

Info GCG | Careers | investor relations | public relations | acasia | CSR | lintasarta | Indosat Singapore | contact | conexus | indosat m2 | partners
© Copyright 2007. PT Indosat tbk. All rights reserved
Best Viewed 1024x768
Mobile Version