Kekuatan untuk Tumbuh

Laporan Tahunan 2008 PT INDOSAT Tbk
English | Indonesia
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) merupakan syarat penting bagi tercapainya tujuan Perusahaan. Kami senantiasa berupaya maksimal untuk menjalankan kegiatan bisnis secara bertanggung jawab agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi para pemegang saham dan para stakeholder. Terkait dengan hal tersebut, kami berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik menuju standar tertinggi.

Sebagai perusahaan publik yang mencatatkan sahamnya secara dual listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE), kami senantiasa berupaya mematuhi seluruh ketentuan yang dikeluarkan oleh otoritas pasar modal, baik di Indonesia maupun di Amerika Serikat. Sepanjang tahun 2008, kami berhasil menjaga komitmen dengan baik yang terbukti dengan tidak adanya teguran yang bersifat material, baik dari otoritas pasar modal maupun pemegang saham.

Tahun 2008 juga ditandai oleh keberhasilan Indosat untuk ketiga kalinya memenuhi ketentuan Pasal 404 Sarbanes Oxley Act (SOX). Hal tersebut dicerminkan dalam opini yang dikeluarkan oleh Auditor Independen kami dalam Laporan Tahunan 2008 dalam Format 20-F yang kami sampaikan ke United States-Securities and Exchange Commission (US-SEC), yang menyatakan bahwa Perusahaan memelihara pengendalian internal atas pelaporan keuangan secara efektif pada tahun 2008.

Dalam menjalankan perusahaan, kami menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance Indonesia. Pada saat yang sama kami berupaya untuk senantiasa memperhatikan perkembangan praktek tata kelola terbaik yang dari perusahaan-perusahaan dunia lainnya.

Kegiatan tata kelola perusahaan dilandasi oleh lima prinsip utama yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Independensi dan Kesetaraan seperti tertuang dalam Kerangka Kerja Tata Kelola Perusahaan di bawah ini:

Kerangka Kerja Tata Kelola Perusahaan

Transparansi

Komite Keterbukaan Informasi
Informasi Material
Media Distribusi
Paparan Publik
Corporate Secretary
   

Pertanggungjawaban

Perubahan Anggaran Dasar
Asset Liability Management
Kepatuhan terhadap batasan
(Covenant)
Kepatuhan terhadap Regulasi
Pengendalian Internal
Tanggung jawab pada Stakeholder

Akuntabilitas

Kode Etik & Nilai-nilai Perusahaan
Struktur Pengelolaan Perusahaan
Dewan Komisaris
Komite-komite Dewan Komisaris

  • Komite Audit
  • Komite Remunerasi
  • Komite Manajemen Risiko
Direksi
Indikator Kinerja Utama
Kebijakan Penanganan Pengaduan

Independensi

Perangkapan Jabatan
Daftar Khusus
Auditor Independen
Rapat Umum Pemegang Saham

Kesetaraan

Fair Disclosure to Shareholders
Restriction of Insider Trading
Human Resources
Collective Labour Agreement
Internal Communications
   

 

  • Transparansi
  • Akuntabilitas
  • Pertanggungjawaban
  • Independensi
  • Kesetaraan

TRANSPARANSI
Kami berupaya menyediakan informasi secara tepat waktu, memadai, dan akurat, serta mudah diakses oleh para stakeholder.

Komite Keterbukaan Informasi
Kami memiliki kebijakan “Prosedur dan Pengawasan Keterbukaan Informasi”. Kami juga membentuk Komite Keterbukaan Informasi (Disclosure Committee) sejak tahun 2004 sesuai Pasal 302 Sarbanes Oxley Act.

Komite Keterbukaan Informasi bertanggung jawab untuk menjamin pengungkapan informasi material secara akurat dan tepat waktu. Komite ini bertanggung jawab kepada Direksi dan beranggotakan beberapa pejabat senior antara lain Corporate Secretary dan Group Head yang bertanggung jawab dalam bidang Akuntansi, Controlling, Treasury, Internal Audit, Pengendalian Internal, Legal, dan Manajemen Risiko. Sepanjang tahun 2008, Komite Keterbukaan Informasi telah mengadakan empat kali sesi rapat dan 19 kali pembahasan melalui media elektronik.

No. Diskusi Secara Elektronik Rapat
1 Prospektus Awal Indosat Obligasi VI 1. 23 Januari 2008 : Prospektus Awal Obligasi Indosat VI dan Sukuk Ijarah III
2 Prospektus Awal Sukuk Ijarah Indosat III 2. 29 Januari 2008 : Prospektus Final Obligasi Indosat VI dan Sukuk Ijarah III
3 Prospektus Final Obligasi Indosat VI 3. 25 Februari 2008 : Due Diligence dan Paparan Publik Obligasi Indosat VI dan Sukuk Ijarah III
4 Prospektus Final Sukuk Ijarah Indosat III 4. 13 Mei 2008 : Persiapan GCG Self Assesment
5 Laporan Keuangan Tahunan 2007  
6 Laporan Tahunan dalam Format 20-F tahun 2007  
7 Laporan Tahunan 2007  
8 Corporate Profile 2007  
9 Laporan Keuangan Triwulan 1 Tahun 2008  
10 Laporan Keuangan Triwulan 2 Tahun 2008  
11 Laporan Keuangan Triwulan 3 Tahun 2008  
12 Info Memo Tahunan Tahun 2007  
13 Info Memo Triwulan 1 Tahun 2008  
14 Info Memo Triwulan 2 Tahun 2008  
15 Info Memo Triwulan 3 Tahun 2008  
16 Siaran Pers Hasil Penawaran US$ Bond  
17 Quite Period  
18 Penyampaian Data untuk Regulator  
19 Item 15 Laporan Tahunan dalam Format 20-F  

Informasi Material
Sepanjang tahun 2008, perusahaan telah mengeluarkan sebanyak 63 informasi yang bersifat material yang terdiri dari empat laporan keuangan, 21 siaran pers, 16 pengumuman, dan 22 informasi lainnya.

Adapun rincian disajikan dalam tabel berikut ini:

No. Informasi Material Tanggal Diumumkan
  Laporan Keuangan  
1 Laporan Keuangan Konsolidasi beserta Laporan Auditor Independen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2007, 2006 dan 2005 26 Maret
2 Laporan Keuangan Konsolidasi beserta laporan review akuntan independen untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2007 dan 2008 28 Mei
3 Laporan Keuangan Konsolidasi beserta laporan review akuntan independen untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2007 dan 2008 28 Agustus
4 Laporan Keuangan Konsolidasi untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggaltanggal 30 September 2007 dan 2008 28 Oktober
  Siaran Pers  
1 Indosat Finance Company BV and International Finance BV Berencana Melakukan Pembelian Sebagian Surat Hutang Bergaransi Yang Jatuh Tempo pada 2010 & 2012 6 Februari
2 Indosat Akan Menerbitkan Obligasi Rupiah dan Sukuk Ijarah pada Semester I Tahun 2008 20 Februari
3 Indosat Akan Menerbitkan Obligasi Indosat VI Tahun 2008 dan Sukuk Ijarah Indosat III Tahun 2008 25 Februari
4 Indosat Melayani 24.5 juta Pelanggan sampai dengan Akhir Tahun 2007 25 Februari
5 Indosat Memperoleh Pernyataan Efektif dari Bapepam-LK untuk Obligasi Indosat VI dan Sukuk Ijarah Indosat III 28 Maret
6 Indosat Membukukan Laba Bersih Rp2.0 Triliun atau Tumbuh sebesar 45% di Tahun 2007 31 Maret
7 Obligasi Indosat VI Sukuk Ijarah Indosat III tercatat di Bursa Efek Jakarta 11 April
8 Indosat Mengumumkan Kebijakan Tarif Dasar Baru: Penurunan Tarif Dasar hingga 73% 11 April
9 Indosat berencana untuk memperoleh pendanaan dari Fasilitas Pinjaman Sindikasi 7 Mei
10 Laporan Tahunan dan Laporan tahunan dalam Format 20-F Indosat Tahun 2007 tersedia di website Perusahaan 15 Mei
11 Indosat Membukukan Laba Bersih sebesar Rp614 Miliar atau tumbuh 27% pada triwulan pertama 2008 28 Mei
12 Indosat Mendapatkan Fasilitas Pinjaman Sindikasi sebesar US$450 Juta dengan Permintaan yang melebihi penawaran (Oversubscribed) 13 Juni
13 Indosat Mengumumkan Penawaran Perubahan Kendali kepada setiap dan seluruh Pemegang Notes berdasarkan Indosat Finance Company BV 7,75% Guaranteed Notes yang Jatuh Tempo 2010 dan Setiap dan Seluruh Pemegang Notes Berdasarkan Indosat International Finance Company BV 7,125% Guaranteed Notes yang jatuh tempo 2012 sehubungan dengan adanya perubahan pengendalian 22 Juli
14 Indosat Melayani 32,4 juta pelanggan sampai dengan Akhir Juni 2008 24 Juli
15 Laba Bersih Indosat Tumbuh 25% pada Semester Pertama 2008 28 Agustus
16 Indosat Mengumumkan Hasil Penawaran Perubahan Kendali atas sebagian dan seluruh Surat Hutang Bergaransi dari Indosat Finance Company BV 7.75% Yang Jatuh tempo pada 2010 dan Surat Hutang Bergaransi dari International Company BV 7.125% Yang Jatuh Tempo pada 2012 22 September
17 Moody’s Menegaskan Peringkat Ba.1 kepada Indosat untuk mata uang lokal dan Ba2 untuk mata uang asing dengan prospek stabil 10 Oktober
18 Laba Bersih Indosat Mencapai Rp1,47 Triliun dalam Sembilan Bulan Tahun 2008 21 Oktober
19 Indosat Melunasi Pokok dan Bunga Obligasi Indosat III Seri A Tahun 2003 23 Oktober
20 Indosat Menyampaikan Laporan Keuangan tidak diaudit periode Sembilan Bulan yang berakhir 30 September 2008 28 Oktober
21 Indosat telah Mencairkan Seluruh Fasilitas Pinjaman Sindikasi sejumlah US$450 Juta 11 November
  Pengumuman  
1 Prospektus Awal terkait Obligasi Rupiah VI Indosat Rupiah Tahun 2008 dan Sukuk Ijarah III Indosat Tahun 2008 20 Februari
2 Pengumuman atas Tambahan Informasi dan atau Perubahan Prospektus Awal atas Obligasi VI Indosat Tahun 2008 dan Sukuk Ijarah III Indosat Tahun 2008 28 Maret
3 Rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 22 April
4 Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Surat Kabar 30 April
5 Undangan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Surat Kabar 14 Mei
6 Rencana Paparan Publik 22 Mei
7 Rencana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 6 Juni
8 Pengumuman Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 9 Juni
9 Pengumuman Perusahaan terkait Transaksi Qtel 9 Juni
10 Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Surat Kabar 13 Juni
11 Undangan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Surat Kabar 27 Juni
12 Pengumuman Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 16 Juli
13 Rencana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB yang Kedua di tahun 2008) 16 Juli
14 Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Surat Kabar 24 Juli
15 Undangan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Surat Kabar 8 Agustus
16 Pengumuman Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 27 Agustus
  Lain-lain  
1 Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Indosat V tahun 2007 dan Sukuk Ijarah Indosat II 8 Januari
2 Pemberitahuan hasil pemeringkatan atas efek bersifat hutang tahun 2008 dari Pefindo 21 Februari
3 Bukti Iklan Pemeringkatan Obligasi untuk tahun 2008 dari Pefindo 22 Februari
4 Bukti Iklan Neraca Konsolidasi. Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi dan Laporan Laba Rugi Konsolidasi PT Indosat dan Anak Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2007 31 Maret
5 Tanggapan Indosat terhadap Pertanyaan Bursa Efek Indonesia 31 Maret
6 Pertanggungjawaban atas Laporan Tahunan 2007  
7 Rencana Penyelenggaraan Kajian terbatas terhadap hasil Triwulan Pertama tahun 2008 30 April
8 Laporan Tahunan 2007 5 Mei
9 Laporan Tahunan dalam Format 20-F 5 Mei
10 Tanggapan Indosat terhadap Pertanyaan Bursa Efek Indonesia 14 Mei
11 Penyerahan Materi Paparan Publik 2 Juni
12 Pemberitahuan dari Qatar Telecom (Keterbukaan Informasi) 9 Juni
13 Pemberitahuan dari Qatar Telecom (Keterbukaan Informasi) 24 Juni
14 Pemberitahuan dari Qatar Telecom (Keterbukaan Informasi) 27 Juni
15 Rencana Penyelenggaraan Kajian terbatas terhadap hasil Triwulan Kedua tahun 2008 3 Juli
16 Pemberitahuan dari Qatar Telecom (Keterbukaan Informasi) 3 Juli
17 Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi VI Triwulan II 10 Juli
18 Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi VI Indosat dan Sukuk Ijarah III Indosat 20 Agustus
19 Bukti Iklan Neraca Konsolidasi. Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi dan Laporan Laba Rugi Konsolidasi PT Indosat dan Anak Perusahaan 6 bulan yang berakhir pada tangal-tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 1 September
20 Bukti Iklan Pemeringkatan Obligasi untuk tahun 2008 dari Perusahaan Pemeringkatan Internasional Moody’s 15 Oktober
21 Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi VI tahun 2008 dan Sukuk Ijarah III Indosat tahun 2008 10 Oktober
22 Tanggapan Indosat terhadap Pertanyaan Bursa Efek Indonesia 30 Desember

Media Distribusi
Di tahun 2008 Indosat menawarkan kepada para stakeholder berbagai media distribusi informasi. Kami berkomunikasi dengan para stakeholder melalui situs Perusahaan http://www.indosat.com, fact sheet, buletin investor triwulanan, pengumuman Perusahaan, mailing list, konferensi pers, telepon langsung dan rapat interaktif.

Setiap triwulan, kami juga menyelenggarakan conference call dengan investor, analis, dan masyarakat keuangan lainnya untuk menyampaikan perkembangan operasional dan keuangan Perusahaan, menyusul penyampaian Laporan Keuangan kepada Bapepam-LK di Indonesia dan US-SEC di Amerika Serikat. Selama tahun 2008, kami mengadakan empat kali conference call dengan sesi tanya jawab yang ekstensif terkait kinerja triwulanan. Conference call tersebut dapat diakses pula oleh pemegang saham dan investor melalui akses langsung webcast pada situs perusahaan.

Perusahaan juga menyelenggarakan lima kali Non- Deal Roadshow serta berpartisipasi di delapan konferensi masyarakat keuangan yang diadakan di Jakarta, Hong Kong, New York, dan Singapura. Di samping itu, kami membuka akses untuk permintaan informasi mengenai perusahaan dan merespon pertanyaan tersebut melalui kunjungan investor dan analis, telepon, maupun korespondensi elektronik.

Perusahaan juga terus berupaya untuk memperluas jangkauan. Kesuksesan utama pada tahun 2008 adalah penyempurnaan situs Perusahaan, menjadi lebih mudah (user-friendly) dan lebih cepat diakses oleh publik. Pelanggan dapat dengan mudah menemukan rincian dan keuntungan dari produk Indosat terkini, sementara investor dan pemegang saham dapat dengan mudah mengetahui informasi pencapaian Perusahaan terkini dengan akurat.

Paparan Publik
Sesuai dengan peraturan yang berlaku, kami menyelenggarakan Paparan Publik Tahunan pada 5 Juni 2008 untuk membahas pencapaian Perusahaan pada Tahun 2007. Paparan Publik Tahunan tersebut dihadiri oleh pemegang saham, analis pasar modal, wartawan/media serta masyarakat umum/publik.

Sebelumnya, pada 25 Februari 2008, kami juga telah melaksanakan Paparan Publik dalam rangka emisi Obligasi Indosat VI dan Sukuk Ijarah Indosat III dalam mata uang rupiah sebagai bagian dari rencana pendanaan eksternal untuk pengembangan usaha Perusahaan.

Corporate Secretary
Grup Corporate Secretary bertanggung jawab untuk mengelola informasi yang bersifat material, termasuk pendistribusiannya. Grup ini didukung empat divisi yaitu Investor Relations, Public Relations, Internal Communications dan Corporate Data. Sejak Maret 2004, Group Head Corporate Secretary dijabat oleh Strasfiatri Auliana.

Strasfiatri Auliana memulai karirnya di Indosat pada tahun 1987. Insinyur Teknik Elektro lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini dipercaya untuk menjabat Group Head Corporate Secretary Indosat sejak tahun 2004. Dalam rentang perjalanan karirnya selama lebih dari 20 tahun, beliau dipercaya untuk memegang beberapa posisi penting, di antaranya Senior Vice President Corporate Communications Indosat antara tahun 2002-2004. Pada periode yang sama, beliau juga ditugaskan menjadi staf ahli Ketua di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

AKUNTABILITAS
Kami telah menetapkan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan, dan Komite- Komite sesuai dengan visi, misi, nilai-nilai, serta strategi Perusahaan.

Kami meyakini bahwa setiap karyawan memiliki tanggung jawab dan peran yang berbeda dalam memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik.

Kode Etik & Nilai-nilai Perusahaan
Kami sangat meyakini bahwa kinerja perusahaan seharusnya dilandaskan pada etika bisnis yang baik dan dilaksanakan untuk kepentingan terbaik bagi para stakeholder. Setiap perbaikan yang dilakukan Perusahaan harus sesuai dan tetap konsisten dengan misi usaha dan nilai Perusahaan kami.

Nilai-nilai perusahaan, dirintis dengan “Kretartha Karya Samuha” atau “Success through Teamwork" dan terus dikembangkan menjadi “Insan Gemilang” yang mencakup prinsip “Integritas, Kerjasama, Keunggulan, Kemitraan, dan Fokus pada Pelanggan.”

Hal ini ditampilkan dalam Kode Etik yang diterbitkan di tahun 2004 dan diperbaharui dari waktu ke waktu sebagai acuan bagi Direksi dan seluruh karyawan dalam menjalankan praktek bisnis.

Kode Etik merangkum dasar-dasar berperilaku yang bertanggung jawab yang dianut oleh seluruh Direksi dan karyawan Indosat sejak Perusahaan berdiri.

Hal ini untuk memastikan kegiatan usaha dijalankan dengan penuh integritas serta sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Di samping itu, Kode Etik ini juga mengatur antara lain tentang larangan perdagangan orang dalam, benturan kepentingan, peluang perusahaan, tindakan yang melawan hukum atau tidak etis.

Seluruh Direktur dan karyawan Indosat diharapkan untuk memahami dan menjalankan kebijakankebijakan yang digariskan dalam Kode Etik Perusahaan. Sejak tahun 2007, setiap semester, perusahaan memberlakukan suatu proses dimana seluruh karyawan wajib memberikan pernyataan telah membaca dan memahami Kode Etik Perusahaan.

Setiap Direktur atau karyawan yang melanggar ketentuan atau asas dari kebijakan-kebijakan ini akan dikenakan tindakan berupa sanksi disiplin, sampai dengan pemutusan hubungan kerja. Dokumen lengkap dari Kode Etik Perusahaan dapat dilihat pada situs Perusahaan di: http://www.indosat. com.

Struktur Pengelolaan Perusahaan Sebagai Perusahaan yang berbasis di Indonesia, kami menggunakan struktur dua dewan, yaitu Dewan Komisaris dan Direksi, yang memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Di bawah ini adalah bagan yang menggambarkan tanggung jawab dan hubungan kerja antara Dewan Komisaris, Direksi, dan para Komite.

Struktur Pengelolaan Perusahaan
Sebagai Perusahaan yang berbasis di Indonesia, kami menggunakan struktur dua dewan, yaitu Dewan Komisaris dan Direksi, yang memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Di bawah ini adalah bagan yang menggambarkan tanggung jawab dan hubungan kerja antara Dewan Komisaris, Direksi, dan para Komite.

Dewan Komisaris
Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan serta pemantauan terhadap pengelolaan Perusahaan termasuk di antaranya rencana pengembangan Perusahaan, pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Perusahaan, ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham serta melakukan tugas, wewenang, dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Anggaran.

Dasar Perusahaan, keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, dan Peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Komisaris mewakili kepentingan Perusahaan dan dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham.

Saat ini, Dewan Komisaris Indosat terdiri dari 10 orang anggota, dimana empat anggotanya adalah Komisaris Independen. Komposisi ini sesuai dengan peraturan yang berlaku terkait Komisaris Independen.

Pada 5 Juni 2008, Lim Ah Doo dan Setio Anggoro Dewo diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Komisaris Independen dan anggota Komite Audit. Sebagai pengganti George Thia Peng Heok diangkat sebagai anggota Komisaris Independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada hari yang sama.

Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan minimal setiap tiga bulan sekali. Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris dilakukan atas arahan Komisaris Utama atau bila diminta oleh sekurang-kurangnya 1/3 anggota Dewan Komisaris. Selama tahun 2008, Dewan Komisaris Indosat telah melaksanakan rapat sebanyak enam kali.

 

Struktur Pengelolaan
Perusahaan

Kehadiran Anggota Dewan Komisaris dalam Rapat Dewan Komisaris Periode Tahun 2008

Nama Jumlah Rapat yang Dihadiri
H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani 2 dari 3
H.E. Sheikh Mohamed Bin Suhaim Hamad Al Thani 2 dari 6
Dr Nasser Marafih 3 dari 3
Jarman 3 dari 3
Rachmat Gobel 3 dari 3
Rionald Silaban 3 dari 3
Setyanto P. Santosa 6 dari 6
Soeprapto 6 dari 6
Michael Latimer 3 dari 3
Peter Seah Lim Huat 3 dari 3
Lee Theng Kiat 2 dari 3
Sio Tat Hiang 3 dari 3
Sum Soon Lim 3 dari 3
Roes Aryawijaya 2 dari 3
Setio Anggoro Dewo 2 dari 3
Lim Ah Doo 3 dari 3

Catatan:

  • Lee Theng Kiat, Roes Aryawijaya dan Setio Anggoro Dewo diberhentikan dengan hormat pada RUPS 5 Juni 2008.
  • Jarman, Rionald Silaban, and George Thia Peng Heok diangkat pada RUPS 5 Juni 2008.
  • Peter Seah Lim Huat, Sio Tat Hiang, Sum Soon Lim and Lim Ah Doo diberhentikan dengan hormat pada RUPSLB 25 Agustus 2008.
  • H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani, Dr Nasser Marafih, Rachmat Gobel dan Michael Latimer diangkat pada RUPSLB 25 Agustus 2008.

Remunerasi
Jumlah total dari remunerasi yang diusulkan dan disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 5 Juni 2008 adalah sebesar Rp 29.000.000.000,- (dua puluh sembilan milyar Rupiah) dan diberikan berdasarkan komposisi Dewan Komisaris pada saat RUPST.

Pemberian remunerasi untuk anggota Dewan Komisaris dapat berbeda satu dengan lainnya, dengan mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing anggota Dewan Komisaris dalam komite-komite Dewan Komisaris. Adapun rata-rata atau jumlah remunerasi yang telah diberikan kepada anggota Dewan Komisaris tahun 2008 adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama : Rp2.347.675.665,-
(total kas) dan
Komisaris : Rp1.635.599.268,-
(rata-rata total kas).

Rincian dari remunerasi Dewan Komisaris disajikan dalam tabel di bawah ini:

Remunerasi Dewan Komisaris
Total Kas Bersih Setahun untuk Dewan Komisaris (Rp)
  Semester I Semester II Total
Honorarium 2.634.729.000 3.328.158.095 5.962.887.095
Tunjangan (termasuk THR) 2.089.800.000 2.788.642.049 4.878.442.049
Tunjangan Aktivitas Komite 543.818.681 1.050.539.179 1.594.357.860
Initial On-Board Service - 1.050.000.000 1.050.000.000
End-of-Service Compensation - 4.140.380.000 4.140.380.000
Total 5.268.347.681 12.357.719.323 17.626.067.004
Catatan: Total Kas tidak termasuk Pajak Penghasilan.

Komite-Komite Dewan Komisaris Komite Audit
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit dapat dilihat pada Laporan Komite Audit 2008 yang dicantumkan dalam bagian lain Laporan Tahunan ini. Di samping itu Charter Komite Audit terdapat di situs Perusahaan di http://www.indosat.com.

Laporan kegiatan Komite Audit sepanjang tahun 2008 berikut jumlah rapat dan kehadiran rapat dari masing-masing anggota Komite Audit dapat dilihat di Laporan Komite Audit pada halaman 53 Laporan Tahunan ini.

Pada 5 Juni 2008, Lim Ah Doo dan Setio Anggoro Dewo diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Komisaris Independen dalam RUPST dan tidak lagi menjabat sebagai anggota Komite Audit. Pada saat yang sama, George Thia Peng Heok diangkat sebagai anggota Komisaris Independen. Pada 31 Desember 2008, anggota Komite Audit Perseroan terdiri dari George Thia Peng Heok (Ketua), Soeprapto, Rusdy Daryono, dan Unggul Saut Marupa Tampubolon. Pada 1 Januari 2009, terjadi penambahan dan perubahan, sehingga anggota Komite Audit Perseroan terdiri dari George Thia Peng Heok (Ketua), Soeprapto, Michael Latimer, Kanaka Puradiredja, dan Unggul Saut Marupa Tampubolon.

Riwayat singkat dari George Thia Peng Heok, Soeprapto, dan Michael Latimer dapat dilihat di Butir 6 mengenai Komisaris pada Laporan Tahunan 2008 dalam Format 20-F. Sedangkan riwayat singkat Kanaka Puradiredja dan Unggul Saut Marupa Tampubolon, adalah sebagai berikut:

Kanaka Puradiredja menjadi anggota Komite Audit sejak Januari 2009. Beliau adalah pendiri Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja Suhartono dan menjadi Senior Partner sejak 2000 hingga Oktober 2007. Saat ini, beliau menjabat Ketua pada Dewan Kehormatan Ikatan Akuntan Indonesia dan Institut Komite Audit Indonesia, serta anggota dalam Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh dan Dewan Kehormatan Professionals in Risk Management Association (PRIMA). Sebelumnya beliau menjabat beberapa posisi, yaitu anggota Marketing & Communication Committee KPMG International pada tahun 1995, anggota KPMG Asia Pacific Board tahun 1994-1998, Managing Partner di KPMG Indonesia tahun 1978-1999 dengan posisi terakhir sebagai Chairman dan sebelumnya bekerja pada Peat Marwick Mitchell (pendahulu KPMG) di Melbourne, Australia tahun 1975-1977 dan Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara (sekarang BPKP) tahun 1971-1974. Beliau memperolah gelar dari Fakultas Ekonomi, jurusan Akuntansi di Universitas Padjajaran, Bandung pada tahun 1971 dan merupakan Charter Member dari Lembaga Komisaris Direksi Indonesia (LKDI).

Unggul Saut Marupa Tampubolon telah menjadi anggota Komite Audit sejak Juli 2008. Sebelumnya, beliau telah memegang beberapa jabatan termasuk Direktur Utama PT Satelindo sejak 2001 sampai dengan 2002, General Manager Hukum Indosat sejak 2000 sampai dengan 2001, Komisaris PT MGTI (Indosat Group) sejak 2000 sampai 2001, Direktur Utama PT Indosel sejak 1997 sampai dengan 1999, Komisaris PT Sisindosat (Indosat Group) sejak 1997 sampai 1999, Direktur PT Menara Jakarta sejak 1996 sampai dengan 1997, Komisaris PT Patrakom (Indosat Group) sejak 1996 sampai 1997 dan General Manager Hukum dan Humas Indosat sejak 1988 sampai dengan 1997. Sebelum bergabung dengan Indosat, beliau adalah penasihat hukum PT Nickel Indonesia sejak 1980 sampai dengan 1983 dan konsultan hukum pada Kantor Hukum Imam & Associates. Bapak Tampubolon memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 1977

Komite Remunerasi
Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi tercantum pada Charter Komite Remunerasi yang dapat dilihat di situs Perusahaan di http://www. indosat.com.

Laporan kegiatan Komite Remunerasi sepanjang tahun 2008 berikut jumlah rapat dan kehadiran rapat dari masing-masing anggota Komite Remunerasi dapat dilihat di Laporan Komite Remunerasi pada halaman 57 Laporan Tahunan ini. Pada 31 Desember 2008, anggota Komite Remunerasi terdiri dari Dr. Nasser Marafih (Ketua), Michael Latimer, dan Soeprapto

Komite Manajemen Risiko
Tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Risiko tercantum pada Charter Komite Manajemen Risiko yang dapat dilihat di situs Perusahaan di http://www. indosat.com.

Laporan kegiatan Komite Manajemen Risiko sepanjang tahun 2008 berikut jumlah rapat dan kehadiran rapat dari masing-masing anggota Komite Manajemen Risiko dapat dilihat di Laporan Komite Manajemen Risiko pada halaman 58 Laporan Tahunan ini. Pada 31 Desember 2008, anggota Komite Manajemen Risiko terdiri dari Rachmat Gobel (Ketua), George Thia Peng Heok, Jarman, dan Rionald Silaban.

Direksi
Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, Direksi Indosat bertanggung jawab untuk memimpin dan mengurus Perusahaan sesuai dengan tujuan Perusahaan dan senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas Perusahaan serta menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan Perusahaan.

Dalam rangka menjalankan prinsip tata kelola usaha yang baik, Direksi Indosat harus memperoleh persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Dewan Komisaris atas hal-hal berikut: (1) membeli dan/atau menjual saham perusahaan lain di pasar modal; (2) mengadakan perjanjian atau kerja sama lisensi, usaha patungan, manajemen dan perjanjian-perjanjian sejenisnya dengan badan usaha atau pihak lain; (3) membeli, melepaskan, menjual, menggadaikan atau menjaminkan aktiva tetap atau aktiva lain milik Perusahaan; (4) tidak menagih lagi dan menghapuskan piutang dari pembukuan serta persediaan barang; (5) mengikat Perusahaan sebagai penjamin (borg atau avalist); (6) menerima atau memberikan pinjaman jangka waktu menengah/panjang dan menerima atau memberikan pinjaman jangka pendek yang tidak bersifat operasional (tidak termasuk memberikan pinjaman kepada anak perusahaan dan/atau pegawai Perusahaan yang telah disetujui berdasarkan prosedur internal yang berlaku); (7) melakukan penyertaan modal atau pelepasan penyertaan modal Perusahaan dalam badan usaha lainnya yang tidak dilakukan melalui pasar modal; (8) mendirikan anak perusahaan; (9) melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan atau pemisahan masingmasing unit usaha sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas (sebagaimana diubah dari waktu ke waktu); (10) menetapkan atau mengubah kebijakan pengelolaan aktiva dan kewajiban pembayaran (asset liability management) Perusahaan; (11) menetapkan atau mengubah pendelegasian wewenang di antara anggota Direksi mengenai pembatasan kewenangan menandatangani yang menyangkut transaksitransaksi pengeluaran, pembelian, dan penjualan aktiva, pinjaman dan komitmen-komitmen lainnya; (12) mengikatkan diri dalam transaksi material lainnya atau hal-hal lain sebagaimana ditentukan oleh Dewan Komisaris dari waktu ke waktu, yang memiliki nilai mana yang lebih kecil dari 5% (lima persen) atau lebih dari seluruh pendapatan, atau 2,5% (dua koma lima persen) atau lebih dari aktiva tidak lancar Perusahaan yang terkonsolidasi sebagaimana dinyatakan dalam laporan keuangan terkonsolidasi yang telah diaudit.

Dewan Komisaris berkewajiban menetapkan batasanbatasan atas tindakan-tindakan sebagaimana telah disebutkan sebelumnya dan melakukan modifikasi atas batasan-batasan tersebut dari waktu ke waktu.

Saat ini, Direksi Indosat terdiri dari sembilan orang anggota, dimana setiap anggota memiliki keahlian khusus untuk menangani berbagai kepentingan bisnis. Kami juga telah mendefinisikan wewenang Direksi dalam berbagai kebijakan yang relevan seperti pengadaan barang dan jasa serta wewenang keuangan. Kami meyakini, dengan pembagian wewenang yang jelas akan tercipta akuntabilitas serta level komitmen yang tinggi dari masing-masing anggota Direksi dalam memenuhi tanggung jawab mereka.

Direksi mengadakan rapat secara rutin tiap minggunya dan setiap kali apabila dianggap perlu oleh Direktur Utama atau Wakil Direktur Utama atau atas usulan dari sekurang-kurangnya 1/3 (satu per tiga) dari jumlah anggota Direksi. Selama tahun 2008, Direksi Indosat telah melakukan rapat sebanyak 41 (empat puluh satu) kali. Adapun daftar kehadiran masingmasing anggota Direksi adalah sebagai berikut:

Kehadiran Anggota Direksi dalam Rapat Direksi Periode Tahun 2008
Nama Jabatan Jumlah Rapat yang Dihadiri
Johnny Swandi Sjam Direktur Utama

29

Kaizad Bomi Heerjee Wakil Direktur Utama

34

Wahyu Wijayadi Direktur Corporate Services

29

Wong Heang Tuck Direktur Finance

27

Raymond Tan Kim Meng Direktur Network

35

Fadzri Sentosa Direktur Jabotabek dan Corporate Sales

38

Guntur S. Siboro Direktur Marketing

35

Syakieb Ahmad Sungkar Direktur Regional Sales

33

Roy Kannan Direktur Information Technology

32

Catatan: Ketidakhadiran anggota Direksi dikarenakan dinas atau sakit.

Direksi menerima remunerasi tetap dan tidak tetap yang terdiri atas gaji, tunjangan, insentif jangka panjang, tantiem, dan fasilitas serta tunjangan lainnya, termasuk tunjangan akhir masa jabatan bagi mantan Direksi yang jumlahnya ditetapkan oleh Komite Remunerasi dan Dewan Komisaris berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 8 Maret 2004. Jumlah total dari remunerasi dilaporkan Perusahaan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.

Remunerasi Direksi

Details of remuneration distributed to the Directors in 2008 are as follow:

Total Kas Bersih Setahun untuk Direksi (Rp)
  Semester I Semester II Total
Gaji Pokok dan Tunjangan Jabatan 4.986.000.000 6.066.000.000 11.052.000.000
Tunjangan (termasuk THR) 4.323.800.000   10.372.350.003
STI (Tantiem) 2007 9.611.495.733 - 9.611.495.733
STI (Tantiem) 2008 - - -
Initial On-Board Service - 1.350.000.000 1.350.000.000
Total 18.921.295.733 13.464.550.003 32.385.845.736

Seiring dengan tuntutan perkembangan usaha, Direksi mengikuti berbagai sesi pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahliannya secara konsisten. Direksi secara rutin mendapatkan pelatihan dan pengarahan terstruktur dari pejabat senior dalam bidang yang berhubungan dengan tanggung jawab masing-masing dan menghadiri kursus eksekutif eksternal yang relevan. Selain itu, Direksi diberi pengarahan mengenai peraturan terbaru, perkembangan dalam praktik-praktik tata kelola perusahaan yang baik, teknologi informasi, isu-isu yang timbul dalam manajemen risiko serta perubahan-perubahan dalam standar akuntansi.

Selama tahun 2008, Direksi mengikuti pelatihanpelatihan berikut: Telecommunication Strategy and Marketing, Executive Development Program, Transition to General Management, serta sebuah pelatihan kepemimpinan / Leadership Training bersama para Group Head dengan tajuk Indosat Senior Management Session on Leadership, Strategy, and Execution yang difasilitasi oleh Ram Charan sebagai penulis, lecturer dan coach bereputasi internasional.

Indikator Kinerja Utama
Perusahaan telah menyempurnakan sistem Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicator/KPI) sejak tiga tahun yang lalu, sehingga kami dapat mengukur kinerja Perusahaan sesuai dengan struktur organisasi yang baru. Penilaian kinerja dilakukan berdasarkan tingkatan individu, grup, direktorat, dan perusahaan, dimana hasil penilaian KPI yang diperoleh karyawan akan secara langsung mempengaruhi pemberian insentif serta bonus oleh Perusahaan.

KPI disusun setelah melalui proses studi dan perencanaaan yang dilakukan oleh manajemen, dibantu oleh penasihat independen dan ahli sumber daya manusia, termasuk Komite Remunerasi. Penyusunan KPI merupakan indikator penting dalam mengukur akuntabilitas manajemen terhadap kinerja Perusahaan secara keseluruhan sebagaimana dipersyaratkan oleh pemegang saham dan para stakeholder lainnya.

Kebijakan Penanganan Pengaduan
Kami juga mengeluarkan kebijakan penanganan pengaduan (whistle-blower policy), dimana pihak eksternal maupun internal perusahaan dapat memberikan masukan kepada Komite Audit berkenaan dengan ketidaksesuaian atau ketidakakuratan laporan keuangan Perusahaan, siaran pers dan keterbukaan informasi, akuntansi, pengendalian internal serta masalah-masalah audit lainnya.

Tata cara pengaduan secara lengkap dapat dilihat pada situs Perusahaan di: http://www.indosat.com.

PERTANGGUNGJAWABAN
Dalam rangka memenuhi komitmen terhadap tanggung jawab perusahaan, kami berupaya untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku dan berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian.

Perubahan Anggaran Dasar
Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas (UUPT) yang mewajibkan perseroan yang telah memperoleh status badan hukum untuk menyesuaikan Anggaran Dasarnya dengan ketentuan UUPT, kami telah memperoleh persetujuan pemegang saham untuk perubahan Anggaran Dasar Perusahaan pada tanggal 14 Juli 2008.

Perubahan pokok terhadap Anggaran Dasar Perusahaan adalah sebagai berikut:

1. Pasal 1 Nama dan Tempat Kedudukan
2. Pasal 2 Jangka Waktu Berdirinya Perseroan
3. Pasal 4 Modal
4. Pasal 5 Saham
5. Pasal 7 Pengganti Surat Saham
6. Pasal 10 Rapat Umum Pemegang Saham
7. Pasal 11 Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
8. Pasal 12 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
9. Pasal 13 Panggilan Rapat Umum Pemegang Saham
10. Pasal 15 Keputusan dan Hak Suara Dalam Rapat Umum Pemegang Saham
11. Pasal 16 Direksi
12. Pasal 17 Tugas dan Wewenang Direksi
13. Pasal 20 Dewan Komisaris
14. Pasal 21 Tugas dan Wewenang Dewan Komisaris
15. Pasal 25 Penggabungan, Peleburan, dan Pengambilalihan
16. Pasal 26 Pembagian Laba
17. Pasal 28 Perubahan Anggaran Dasar
18. Pasal 29 Pembubaran dan Likuidasi

Asset Liability Management
Kami menerapkan kebijakan Asset Liability Management (ALM) sebagai acuan untuk memastikan berlangsungnya kegiatan sesuai prinsip kehatihatian, ketertiban serta efisiensi. Kebijakan ini juga dimaksudkan untuk membangun kerangka kerja pengawasan bagi manajemen sehubungan dengan manajemen likuiditas kas, risiko keuangan dan risiko hutang-hutang atau pinjaman serta pendanaan.

Kami juga melakukan program lindung-nilai dalam upaya untuk meminimalkan risiko naik-turunnya (volatility) pergerakan nilai tukar valuta asing, yaitu dengan membuat posisi lindung-nilai yang mendekati netral. Program lindung-nilai tidak dirancang untuk mencapai target keuntungan dan spekulasi tertentu. Program lindung-nilai juga tidak dimaksudkan untuk mengunci pada nilai tukar tertentu. Penentuan transaksi yang akan dilaksanakan dalam program lindung nilai akan dasarkan pada pertimbangan yang seimbang antara biaya dan risiko.

Kepatuhan Terhadap Batasan (Covenant)
Dengan menerbitkan berbagai obligasi kami juga senantiasa mematuhi batasan-batasan (covenant) dari obligasi yang diterbitkan. Pembayaran dari bunga obligasi dan pembagian imbalan telah dilaksanakan berdasarkan jadwal yang ditentukan. Kami juga senantiasa memonitor peringkat kredit dan Perusahaan setiap tahun dan menyediakan informasi terbaru dan tepat waktu kepada para investor dan publik dengan mempublikasikannya dalam surat kabar dan juga situs kami.

Peringkat Kredit dan Perusahaan (Per 31 Desember 2008)
Lembaga Pemeringkat Peringkat
Pefindo idAA+/LT Local Currency Debt
Moody's Stable Outlook Ba1/Local Currency Rating Ba2/Foreign Currency Rating
Standard & Poor's Stable Outlook BB/LT Foreign Issuer Credit BB/LT Local Issuer Credit
Fitch Stable Outlook BB-/Foreign Currency LT Debt BB-/Local Currency LT Debt

Kepatuhan terhadap Regulasi
Sebagai perusahaan telekomunikasi, kami juga senantiasa mematuhi Undang-Undang Telekomunikasi dan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Departemen Komunikasi dan Informatika serta Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia.

Dalam hal kepatuhan, Perusahaan menetapkan compliance atau kewajiban mentaati ketentuan yang berlaku dengan konsisten sebagai salah satu praktek bisnis yang penting sejak awal Perusahaan ini didirikan 41 tahun lalu. Ini dilaksanakan sebagai wujud tanggung jawab Perusahaan dan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan stakeholder sehingga dapat menangkis berbagai isu negatif yang bisa muncul dari waktu ke waktu yang dapat mempengaruhi reputasi perusahaan. Sebagai salah satu contoh, terkait dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 UU No 5 tahun 1999, khususnya terkait dengan SMS Kartel, dimana Indosat dan beberapa operator lainnya menjadi terlapor, namun pada tanggal 18 Juni 2008, KPPU memutuskan bahwa Indosat dinyatakan tidak terbukti melakukan pelanggaran Pasal 5 UU No.5 tahun 1999.

Untuk paparan yang lebih lengkap mengenai Proses Perkara Hukum dapat dilihat di Butir 8: Informasi tentang Keuangan mengenai Proses Perkara Hukum Laporan Tahunan dalam Format 20-F, pada halaman 174 Laporan Tahunan 2008 ini.

Pengendalian Internal
Sejak tahun 2006 Grup Enterprise Risk Management (ERM) dibentuk untuk melakukan penilaian, analisa, dan pemetaan risiko dalam seluruh kegiatan Perusahaan berdasarkan kebijakan manajemen risiko Perusahaan. Panduan dan peta risiko telah dibuat sebagai petunjuk bagi semua pemilik risiko dalammenerapkan manajemen risiko Perusahaan. Grup ERM telah mensosialisasikan kultur risiko untuk semua unit bisnis dan menciptakan pemahaman yang sama dalam mengelola risiko Perusahaan.

Perusahaan telah mengeluarkan kerangka mediasi yang komprehensif di pertengahan tahun 2008 untuk seluruh unit bisnis hingga ke tingkat proses. Semua risiko di unit usaha dan grup dimonitor dan ditelaah setiap triwulan oleh Grup Enterprise Risk Management dan hasilnya dilaporkan kepada Direksi dan Komite Manajemen Risiko. Peta risiko yang dibuat menjadi acuan bagi Grup Internal Audit untuk merencanakan dan melaksanakan program-program audit.

Untuk paparan yang lebih detil mengenai Risiko Perusahaan dapat dilihat di Faktor Risiko Perusahaan dalam Laporan Tahunan dalam Format 20-F, pada halaman 72 Laporan Tahunan 2008 ini.

Grup Internal Audit bertanggung jawab untuk mengevaluasi, meninjau, dan menganalisis seluruh kegiatan dalam Perusahaan dan melaporkan seluruh kegiatannya kepada Direksi dan Komite Audit.

Grup Internal Audit juga berkoordinasi dengan unitunit bisnis dalam mengidentifikasi paparan risiko Perusahaan dan untuk mengoptimalkan sumber daya Internal Audit. Grup Internal Audit memberikan kontribusi bagi Grup ERM atas perbaikan prosedur, Grup ERM juga memberikan Grup Internal Audit penambahan nilai dalam penilaian risiko mereka. Sinergi ERM dan Internal Audit menjadikan pengendalian internal Perusahaan semakin efektif.

Internal Audit membagi fungsi kerja ke dalam beberapa divisi dan fungsi sebagai berikut berikut:
1. Divisi Audit Sistem Keuangan dan Pendukung (Support)
2. Divisi Audit Usaha (Bisnis)
3. Divisi Audit Operasional & Teknis
4. Divisi Audit Regional (Jabotabek, Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kalimantan & Sulawesi, Maluku & Papua)
5. Fungsi Pelanggaran (Fraud) & Investigasi Di tahun 2008, Grup Internal Audit telah melaksanakan sembilan puluh lima audit, menggunakan metode risk-based.

Kami juga mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Pasal 404 SOX terkait penilaian efektivitas pengendalian internal terhadap pelaporan keuangan yang telah diterapkan sejak tahun fiskal 2006. Perusahaan telah menugaskan Grup Sarbox Compliance Management untuk memastikan aplikasi dan kepatuhan sesuai dengan kerangka Committee On Sponsoring Organizations (COSO) dan Pasal 404 SOX. Di tahun 2008, Auditor Independen kami telah menyatakan opini mereka tentang efektivitas pengendalian internal perusahaan pada Laporan Tahunan 2008 dalam Format 20-F yang disampaikan kepada US-SEC. Opini yang dikeluarkan menyatakan bahwa Sistem Pengendalian Internal tahun 2008 telah dilaksanakan dengan efektif.

Kepatuhan Kami Terhadap SOX 404

Kami telah berhasil dalam melaksanakan tahap akhir dari Pasal 404 SOX yaitu pengendalian internal terhadap pelaporan keuangan tahun 2008. Suatu kebanggaan tersendiri bagi Indosat karena telah berhasil secara penuh mematuhi Pasal 404 SOX yang disyaratkan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2006, 2007, dan 2008. Kami adalah salah satu dari perusahaan Indonesia yang memenuhi ketentuan SOX.

Auditor Independen kami, Purwantono, Sarwoko & Sandjaja, member of Ernst & Young Global telah melakukan pengujian dan menyelesaikan laporan kepatuhan SOX seperti diungkapkan di Laporan Tahunan 2008 dalam Format 20-F.

‘‘Menurut pendapat kami, PT Indosat Tbk dan Anak Perusahaan memelihara dalam semua hal yang material, pengendalian internal atas pelaporan keuangan secara efektif pada tanggal 31 Desember 2008, berdasarkan kriteria COSO.‘‘

Tanggung jawab pada Stakeholder
Indosat berkomitmen untuk selalu tumbuh bersama masyarakat. Kami menetapkan rencana pengembangan CSR yang lebih komprehensif sejak 2008 dengan dibentuknya Komite CSR. Khusus di tahun 2008, yang merupakan 100 tahun kebangkitan Indonesia, Indosat menetapkan kampanye wujud semangat nasionalisme Perusahaan, dengan tema Indosat Cinta Indonesia yang merefleksikan komitmen Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi yang mengedepankan inovasi dalam pelayanan, penerapan dan patuh terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta secara aktif berpartisipasi dalam peningkatan kualitas hidup komunitas.

Tujuan utama pelaksanaan CSR bagi kami adalah menjadi perusahaan yang bertumbuh, mematuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku serta peduli kepada masyarakat.

Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, kami kemudian menerjemahkan implementasi CSR Indosat ke dalam lima inisiatif utama yaitu dalam bidang Organizational Governance, kepedulian terhadap pelanggan (Consumer Issues), pengembangan sumber daya manusia (Labour Practice), upaya pelestarian lingkungan (Environment) dan kemandirian masyarakat (Community Involvement).

Untuk paparan yang lebih detil mengenai Tanggung Jawab kepada Stakeholder dapat dilihat dalam “Sustainability Report.”

INDEPENDENSI
Dalam rangka memenuhi prinsip independensi, kami berupaya agar masing-masing unit di Perusahaan bersifat independen dan tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu. Berbagai upaya kami lakukan untuk meminimalisir terjadinya benturan kepentingan dalam kegiatan pengelolaan perusahaan.

Perangkapan Jabatan
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi merupakan individu yang memiliki keahlian dan bakat khusus yang memungkinkan mereka untuk memegang beberapa jabatan dan menerima penunjukkan yang lebih luas di masyarakat. Kami mengupayakan rangkap jabatan oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan di perusahaan lain tidak saling menghambat dalam pelaksanaan tugasnya.

Rangkap Jabatan oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

Nama Jabatan di Perseroan Jabatan di Perusahaan Lain
H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani Komisaris Utama Chairman of the Board of Directors Qatar Telecom (Qtel)
H.E. Sheikh Mohamed Bin Suhaim Hamad Al Thani Komisaris Vice Chairman of the Board dan Chairman of the Investment Committee Qatar Telecom (Qtel)
Dr Nasser Marafih Komisaris Chief Executive Officer Qatar Telecom (Qtel)
Jarman Komisaris Asisten Deputi Menteri Negara BUMN Urusan Usaha Energi
Rachmat Gobel Komisaris Pimpinan PT Gobel Indonesia
Rionald Silaban Komisaris Direktur Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan di Kementerian Keuangan
George Thia Peng Heok Independent Komisaris Independen Director/Consultant di Asiainc Private Limited
Setyanto P. Santosa Independent Komisaris Independen Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran
Michael Latimer Komisaris Independen Perusahaan pribadi
Johnny Swandi Sjam President Director Direktur Utama Ketua Komite Tetap Bidang Telekomunikasi, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)
Fadzri Sentosa Direktur Jabotabek & Corporate Sales Komisaris di PT Indosat Mega Media dan PT Aplikanusa Lintasarta

Daftar Khusus
Untuk menghindari adanya benturan kepentingan, kami mewajibkan masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk memberikan konfirmasi atas kepemilikan saham, baik saham Indosat maupun saham perusahaan lainnya, termasuk kepemilikan saham oleh anggota keluarga langsung. Konfirmasi tersebut selanjutnya disimpan oleh Corporate Secretary.

Rincian dari Kepemilikan Saham Indosat pada tahun 2008 berdasarkan konfirmasi masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi disajikan dalam tabel berikut ini:

Nama Jabatan Jumlah Saham %
Johnny Swandi Sjam Direktur Utama 30.000 0,0006
Wahyu Wijayadi Direktur Corporate Services 152.500 0,0028
Fadzri Sentosa Direktur Jabotabek & Corporate Sales 10.000 0,0002
Raymond Tan Kim Meng Direktur Network 222.500 0,0041
Wong Heang Tuck Direktur Finance 75.000 0,0014

Auditor Independen
Auditor Independen ditunjuk oleh RUPST berdasarkan rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite Audit. Dalam RUPST yang dilangsungkan pada 5 Juni 2008 telah disetujui penunjukan Purwantono, Sarwoko & Sandjaja (anggota Ernst & Young Global) sebagai Auditor Independen Perusahaan untuk melakukan audit perhitungan tahunan untuk tahun buku 2008, dan memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menentukan persyaratan dan kondisi penunjukan tersebut.

RUPST juga memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik alternatif dan menentukan persyaratan dan kondisi atas penunjukan tersebut jika Akuntan yang telah ditunjuk sebelumnya tidak mampu melanjutkan atau melaksanakan tugas mereka karena beberapa hal, berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Tabel berikut ini memuat rangkuman biaya jasa yang dibayar kepada Purwantono, Sarwoko & Sandjaja (sebelumnya bernama Prasetio, Sarwoko & Sandjaja), anggota Ernst & Young Global di Indonesia, auditor eksternal independen Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.

  2007 2008
  (US$) (US$)
Biaya Jasa Audit 2.132.600 1.963.307
Biaya Terkait dengan Audit 1.557.200 953.962
Biaya Pajak - -
Total Biaya Lainnya - -
Total 3.689.800 2.917.269

Informasi lebih lanjut mengenai biaya dan jasa Akuntan Publik dapat dilihat pada butir 16C: Biaya dan Jasa Akuntan pada Laporan Tahunan 2008 dalam Format 20-F, atau yang tercantum pada halaman 200 Laporan Tahunan ini.

Untuk menjamin independensi dari Auditor Independen, kami menetapkan kebijakan terkait dengan rekrutmen terhadap mantan karyawan atau karyawan yang masih aktif bekerja sebagai auditor independen dan/atau juga kerabat dekat mereka untuk menjadi karyawan Indosat.

Kebijakan Hubungan Kerja dengan Mantan Karyawan Auditor Independen mewajibkan adanya cooling off period atau periode jeda sebelum dapat bekerja di Indosat, khususnya untuk posisi-posisi tertentu yang sudah ditetapkan. Kebijakan ini juga merupakan suatu Laporan Tahunan 2008 49 Laporan Tata Kelola Perusahaan bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Bapepam-LK No. VIII.A.2 dan Pasal 206 Sarbanes Oxley Act.

Rapat Umum Pemegang Saham
Kami menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham dengan memanfaatkan teknologi terkini, mulai dari proses persiapan, pelaksanaan, hingga penyebaran informasi hasil RUPS secara elektronik.

Pada tahun 2008, kami menyelenggarakan tiga kali Rapat Umum Pemegang Saham, yang semuanya dilaksanakan di Kantor Pusat Indosat di Jakarta.

Rincian dari waktu dan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Indosat pada tahun 2008 disajikan dalam tabel berikut ini:

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

Pengumuman : 30 April 2008
Undangan : 14 Mei 2008
Penyelenggaraan : 5 Juni 2008

Agenda :

  1. Persetujuan laporan tahunan dan pengesahan perhitungan tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007, sekaligus pembebasan tanggung jawab Komisaris atas tindakan pengawasan dan Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007.
  2. Persetujuan atas penggunaan laba bersih untuk dana cadangan, dividen dan lain-lain, serta persetujuan atas waktu, jumlah dan tata cara pembayaran dividen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007.
  3. Persetujuan penetapan remunerasi Dewan Komisaris untuk tahun 2008.
  4. Persetujuan penunjukan Auditor Independen Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.
  5. Persetujuan atas perubahan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan berkenaan dengan berakhirnya masa jabatan.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa I

Pengumuman : 13 Juni 2008
Undangan : 27 Juni 2008
Penyelenggaraan : 14 Juli 2008
Agenda : Persetujuan atas Perubahan Anggaran Dasar


Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa II

Pengumuman : 24 Juli 2008
Undangan : 8 Agustus 2008
Penyelenggaraan : 25 Agustus 2008
Agenda : Persetujuan atas Perubahan Susunan Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan

KESETARAAN
Dalam rangka memenuhi prinsip kesetaraan, kami berupaya untuk memberikan perlakuan yang setara dan wajar kepada seluruh stakeholder. Kami juga memberikan kesempatan yang sama dalam proses penerimaan karyawan dan kesempatan berkarir bagi seluruh karyawan Indosat.

Kesetaraan Informasi bagi Pemegang Saham
Setiap pemegang saham memiliki akses yang sama pada saat menerima informasi material terbaru dari kami. Untuk menghindari pengungkapan terbatas, kami menempatkan seluruh informasi yang telah kami ungkapkan ke publik, dalam situs kami http:// www.indosat.com.

Untuk menjamin seluruh pemegang saham memiliki informasi yang sama, sejak tahun 2007, kami telah memuat pula Laporan Tahunan dalam Format 20-F yang kami sampaikan ke US-SEC dalam Laporan Tahunan Perusahaan. Kedua buah Laporan Tahunan juga kami sampaikan secara bersamaan ke otoritas pasar modal, baik di Indonesia maupun di Amerika Serikat.

Larangan Perdagangan Orang Dalam (Insider Trading)
Kami menerapkan kebijakan Trading Window setiap triwulanan demi menghindari terjadinya perdagangan orang dalam. Kebijakan ini didasarkan pada konsep bahwa suatu periode setelah pengungkapan laba perusahaan triwulanan merupakan masa aman untuk melakukan perdagangan saham perusahaan oleh orang dalam. Periode Trading Window dibuka dua hari kerja setelah pengumuman pencapaian triwulanan perusahaan dan berakhir 10 (sepuluh) hari setelahnya. Waktu dua hari dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada pasar bereaksi terhadap pengumuman triwulanan Perusahaan, serta kesempatan bagi pasar untuk mencerna informasi tersebut.

Sumber Daya Manusia
Masing-masing karyawan Perusahaan yang datang dengan berbagai latar belakang dan kemampuan memiliki potensi kreatif tersendiri. Demi menjaga keutuhan keberagaman tersebut, Indosat menerapkan budaya peluang yang adil dimana setiap karyawan memiliki kesempatan yang sama dalam bekerja dan meniti karir.

Setiap dua tahun sekali, Perusahaan menyelenggarakan survei kepuasan kerja guna mengukur tingkat kepuasan kerja serta loyalitas karyawan. Hasil survei tahun 2008 menunjukkan adanya peningkatan indeks, dengan satu indikator terpenting, yaitu tingkat turnover karyawan, tercatat sebesar 2% per tahun atau jauh lebih rendah dibanding standar industri telekomunikasi yang berkisar pada angka 6% per tahun. Hasil ini akan menjadi landasan bagi kami kami untuk terus menjadi perusahaan pilihan bagi karyawan di lebih dari 20 propinsi tempat kami beroperasi.

Kami sangat meyakini bahwa karyawan dan sumber daya manusia adalah salah satu aset terpenting Perusahaan dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Kami bertanggung jawab untuk membina dan mengembangkan karyawan agar bisa mempertahankan kelangsungan usaha. Kami memandang penting proses pembinaan dan pengembangan karyawan, sehingga kami terus berupaya untuk meningkatkan jumlah hari pelatihan serta memasukkan komponen pelatihan karyawan sebagai bagian dari evaluasi kerja mereka.

Di tahun 2008, jumlah hari pelatihan rata-rata setiap karyawan adalah 15,92 hari atau meningkat sebesar 0,76% dibandingkan dengan 15,8 hari per karyawan di tahun 2007.

Program pelatihan yang diselenggarakan mencakup 988 program, baik berbentuk in-house training, exhouse training, on-line training, maupun project training dengan total investasi mencapai Rp31,5 miliar untuk keseluruhan program pelatihan yang diikuti oleh seluruh karyawan. Nilai investasi untuk program ini meningkat sebesar 11,7% dibanding tahun 2007.

Selain menyelenggarakan pelatihan dan pembelajaran, kami juga berupaya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dengan menyediakan berbagai fasilitas seperti kantin, nursery room, poliklinik, poliklinik gigi, laboratorium, apotik, fasilitas olah raga, mini market, dan berbagai fasilitas lainnya. Di samping itu, kami juga menjalin kerja sama dengan beberapa rumah sakit yang menjadi rekanan perusahaan dalam menyediakan fasilitas kesehatan bagi seluruh karyawan.

Pada tahun 2008, kami menyempurnakan kebijakan sistem merit dalam pemberian remunerasi yang dikaitkan dengan kinerja perusahaan. Kami juga melakukan pengembangan sistem informasi Sumber Daya Manusia termasuk persetujuan on-line untuk perjalanan dinas, klaim penggantian kesehatan serta pembelajaran secara on-line melalui program My learning. Terkait dengan program pembelajaran secara on-line, kami berhasil memperoleh E-Learning Award untuk kategori Korporasi dari Departemen Pendidikan Nasional, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Selanjutnya, guna memberikan jaminan kehidupan yang tetap baik setelah masa purna bakti, kami telah menerapkan skema perencanaan masa pensiun karyawan melalui program Dana Pensiun Lembaga Keuangan/DPLK.

Perjanjian Kerja Bersama
Pada tanggal 25 Agustus 1999, karyawan kami membentuk suatu serikat pekerja yang dinamakan Serikat Pekerja Indosat, atau SPI. Pada tanggal 5 Juni 2008, manajemen kami dan SPI telah menandatangani suatu perjanjian kerja bersama yang memuat ketentuan-ketentuan kerja umum, meliputi jam kerja, gaji, pengembangan dan kompetensi karyawan, kesehatan dan keselamatan kerja, kesejahteraan karyawan, tunjangan sosial, tata tertib karyawan dan tata cara penyelesaian perselisihan. Sejumlah karyawan kami berhak atas pensiun berdasarkan program tunjangan yang telah ditetapkan, dimana mereka memperoleh pembayaran sekaligus dan tunjangan bulanan melalui program asuransi yang dikelola oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Komunikasi Internal
Kami berupaya menerapkan pendekatan manajemen terbuka kepada masing-masing anggota Perusahaan.

Struktur organisasi Perusahaan adalah sebagai berikut: Direksi membawahi Grup dan setiap Grup membawahi Divisi. Masing-masing Grup mengadakan pertemuan mingguan untuk membahas kegiatan operasional dalam masing-masing Grup. Dalam skala yang lebih besar, setiap periode tertentu dilakukan rapat Direktorat yang dipimpin oleh masing-masing Direktur dan dihadiri oleh pejabat senior dalam Direktorat tersebut. Sedangkan rapat manajemen yang melibatkan seluruh pimpinan grup dan divisi diadakan minimal tiga bulan sekali. Selain itu, satu kali dalam satu tahun, Perusahaan menyelenggarakan Rapat Dinas yang dihadiri oleh seluruh pimpinan grup dan divisi untuk membahas rencara kerja tahunan perusahaan.

Perusahaan juga menyelenggarakan acara rutin temu muka antara karyawan dan Direksi untuk menginformasikan berbagai hal penting dan diselenggarakan minimal dua kali dalam setahun. Temu muka ini juga dapat diikuti secara aktif oleh seluruh karyawan di wilayah-wilayah melalui sarana video conference. Selain itu, Direksi juga melakukan perjalanan rutin secara bergantian ke wilayah-wilayah operasional Indosat, untuk memberikan motivasi, menyampaikan target-target Perusahaan, serta menyampaikan secara langsung informasi-informasi penting tentang Perusahaan kepada karyawan. Inisiatif ini juga sekaligus sebagai wahana bagi karyawan di berbagai wilayah untuk dapat berdialog langsung dengan Direksi serta sekaligus memberikan masukan-masukan yang konstruktif bagi Perusahaan.

Pada tahun 2008, Direksi telah melakukan empat kali kunjungan dan temu muka dengan karyawan di wilayah-wilayah operasional, yakni Pontianak, Lampung, Padang, dan Manado. Selain itu, masingmasing Direktur juga melakukan berbagai kunjungan ke daerah-daerah sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

Semua informasi terkait Perusahaan juga dapat diakses secara on line oleh karyawan melalui portal MyIndosat. Berbagai menu dan aplikasi dapat dilihat dan dipergunakan karyawan melalui portal ini, seperti I-Policy, suatu data bank elektronik yang menyimpan seluruh kebijakan Perusahaan serta berbagai menu lainnya terkait dengan Peraturan Telekomunikasi, Pengetahuan Produk, dan MyValues, yang memberikan kesempatan pada karyawan untuk mengingat kembali nilai-nilai Perusahaan. Berita terkait Perusahaan dan penyedia jasa telekomunikasi lain juga bisa dilihat pada portal ini.

Direktur Utama kami juga memiliki blog CEO tersendiri. Blog CEO merupakan sarana komunikasi dua arah antara CEO dengan seluruh karyawan.

Selain itu, kami juga memiliki aplikasi MyInfo yang memuat data pribadi dari masing-masing karyawan seperti curriculum vitae, cuti tahunan, dan sistem penilaian elektronik.