LAPORAN DIREKSI

Tahun 2010 adalah tahun titik balik bagi Indosat, tahun dimana kami menciptakan momentum mengembangkan pangsa pasar dan pendapatan dari bisnis seluler kami, melakukan modernisasi jaringan telekomunikasi, serta menyelesaikan kerangka dasar transformasi berkelanjutan di dalam bisnis, organisasi dan sumber daya manusia kami.

Memperkuat Keunggulan Kami

Memasuki tahun 2010, lanskap dan pasar telekomunikasi Indonesia tidak mengalami banyak perubahan dibanding tahun-tahun sebelumnya, yang ditandai tingkat pertumbuhan rendah serta persaingan tajam, terutama di antara para pelaku utama industri, dalam mempertahankan dan memperluas pangsa pasar dan pendapatan melalui strategi tarif yang agresif. Di dalam situasi dan kondisi pasar seperti di atas, kami percaya Indosat telah mampu memperkuat posisi kedua terbesar di pasar seluler, yang merupakan lini bisnis utama kami serta memberi kontribusi sekitar 81% pendapatan kami tahun 2010. Seiring penerapan strategi nilai-berimbang yang dijalankan, kami memfokuskan lebih banyak sumber daya dalam membidik segmen pasar dan layanan yang berpotensi tinggi, serta mampu memperluas basis pelanggan seluler kami secara signifikan. Pada 31 Desember 2010, Indosat memiliki 44,3 juta pelanggan seluler, meningkat 34,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Kami percaya pelanggan memilih Indosat karena kualitas dan inovasi produknya, serta kehandalan jaringan dan keunggulan layanannya.

Keunggulan kami dalam produk dan layanan terbukti nyata di tahun 2010. Pada bulan Maret 2010, Indosat adalah perusahaan seluler pertama di Indonesia yang meluncurkan layanan seluler Android bekerja sama dengan distributor perangkat telepon Android terkemuka, dan meluncurkan i-Store atau “toko virtual” penyedia ribuan aplikasi Android serta Wiigo atau layanan Android-on-Demand pertama di Indonesia. Selanjutnya, pada bulan April 2010 Indosat meluncurkan secara komersial akses internet tercepat Dual Carrier (DC) HSPA+ dengan kecepatan downlink hingga 42 Mbps dan uplink hingga 5,8 Mbps, memanfaatkan tambahan frekuensi 3G (second carrier) yang baru diperoleh Indosat pada tahun 2009. Pada akhir tahun 2010, layanan akses internet tercepat DC HSPA+ telah tersedia di kota Jakarta, Surabaya dan Medan.

Layanan inovatif lain adalah i-klan Store, layanan selfservice pertama di dunia, portal layanan iklan melalui internet. Diluncurkan pada Juli 2010, melalui i-klan Store pemasang iklan dapat mengarahkan pesan iklan secara tepat ke perangkat seluler pelanggan. Indosat juga memperkuat keunggulan layanan BlackBerry melalui peluncuran Blackberry StarOne di CDMA 2000-1x platform, serta juga inovasi lain seperti layanan BlackBerry on Demand (Enterprise) atau BES yang memungkinkan klien perusahaan menikmati seluruh solusi BlackBerry Enterprise seperti Mobile Data Service, menggunakan kartu Matrix, Mentari, IM3 dan StarOne tanpa harus memiliki server atau
perangkat lunak khusus.

Kami mencurahkan sejumlah besar sumber daya untuk modernisasi dan perluasan jaringan seluler di tahun 2010. Kami memulai dengan penerapan teknologi Single RAN SDR (Software Define Radio) di jaringan pemancar BTS kami, serta menyiapkan migrasi ke jaringan digital Internet Protocol. Seluruh investasi ini memungkinkan Indosat meningkatkan pangsa pasar dan pendapatan, serta berdampak pada biaya operasi yang lebih efisien dalam jangka pendek dan menengah ke depan.

Hasil dan Kinerja Tahun 2010

Indosat meraih pendapatan operasi terkonsolidasi Rp19.796 miliar di tahun 2010, yang merupakan titik balik petumbuhan 5,2% dibandingkan tahun 2009. Walau pendapatan non-seluler kami tidak mencapai target, namun hal ini diimbangi oleh kinerja yang mantap dari bisnis seluler kami yang mencatat pertumbuhan pendapatan 12,1% dibanding tahun lalu menjadi Rp16.027 miliar pada tahun 2010, di tengah-tengah tekanan persaingan yang semakin ketat terutama di kuartal keempat tahun 2010.

EBITDA kami tumbuh pesat 9,7% menjadi Rp9.626 miliar pada tahun 2010, sementara marjin EBITDA meningkat 2 poin persen dibanding tahun 2009 menjadi 48,6%. Peningkatkan marjin EBITDA ini menunjukkan kemajuan dalam program efisiensi biaya, yang di tahun 2010 mencakup penyesuaian struktur insentif penjualan pulsa isi ulang untuk distributor dan pengecer, sehingga biaya pemasaran dan penjualan kami lebih efisien.

EBITDA kami tumbuh pesat 9,7% menjadi Rp9.626 miliar pada tahun 2010, sementara marjin EBITDA meningkat 2 poin persen dibanding tahun 2009 menjadi 48,6%. Peningkatkan marjin EBITDA ini menunjukkan kemajuan dalam program efisiensi biaya, yang di tahun 2010 mencakup penyesuaian struktur insentif penjualan pulsa isi ulang untuk distributor dan pengecer, sehingga biaya pemasaran dan penjualan kami lebih efisien.

Pada Juli 2010 Indosat sukses menggalang pendanaan di pasar internasional melalui penerbitan Obligasi US$650 juta dengan kupon 7,375% berjangka 10 tahun. Kami menggunakan dana ini untuk melunasi Obligasi USD yang jatuh tempo pada 2012, serta pelunasan awal dari 4 fasilitas pinjaman IDR yang jatuh tempo pada 2012, 2013 dan 2014. Dengan total pinjaman berkurang 5,5% pada akhir tahun 2010, kami berharap mampu mengurangi biaya pendanaan, sehingga neraca kami akan menjadi semakin baik.

Kami sungguh berbesar hati atas kemampuan mencapai hasil-hasil ini, seiring dengan langkah-langkah transformasi berdimensi luas yang tengah kami jalankan guna membangun organisasi bisnis yang semakin fokus kepada pelanggan.

Transformasi untuk Mengembangkan Potensi

Indosat melakukan transformasi berkelanjutan demi mewujudkan visi menjadi pilihan utama pelanggan untuk solusi informasi dan komunikasi. Kami menyusun Indosat Transformation Roadmap 2010-2015 sebagai panduan strategi lima tahun ke depan untuk memenangkan persaingan. Kami berupaya lebih fokus kepada pelanggan, melakukan ekspansi ke pasar berpotensi pertumbuhan tinggi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mengoptimalkan pendapatan dari aset, serta menguasai teknologi mutakhir agar selalu berada di depan. Programprogram strategis tersebut akan diwujudkan melalui Operational Excellence dengan penekanan pada efisiensi biaya dan efektivitas hasil serta kecepatan dan ketepatan dalam pelaksanaan.

Pada akhir tahun 2010, struktur organisasi Indosat yang baru, yang merupakan unsur penting dari transformasi bisnis kami, mendekati tahap akhir dengan fungsi-fungsi terpentingnya. Implementasi model bisnis baru melalui pembentukan 4 Strategic Business Unit (SBU) yang masing-masing terfokus ke segmen pasar tertentu, telah memasuki tahap akhir. Kami juga melakukan reorganisasi sejumlah fungsi pendukung yang kini ditempatkan di bawah kendali Kantor Pusat, bukan berada di bawah kendali Kantor Regional seperti yang sebelumnya berjalan.

Kami meluncurkan program Operational Excellence Award guna memacu para karyawan menyumbangkan ide-ide perbaikan dalam proses dan prosedur operasional. Kami melaksanakan program Indosat Financial Awareness (IFA) yang khusus dirancang untuk membangun keterampilan dan kesadaran finansial yang memadai bagi karyawan di seluruh jenjang dan fungsi organisasi. Program sejenis yang kami jalankan adalah Indosat Transformation Awareness (ITA) yang bertujuan membangkitkan motivasi dan kesiapan karyawan dalam mengelola beragam aspek transformasi berkelanjutan. Indosat juga mengadakan berbagai workshop Indosat Change Leader untuk membekali manajemen senior dan staf di tingkat menengah perusahaan agar mampu menjalankan kepemimpinan yang efektif dan mendorong proses transformasi di unit kerja masing-masing.

Perusahaan yang Bertanggungjawab

Indosat senantiasa menjunjung komitmen untuk melayani masyarakat dan bertanggung jawab untuk menjalankan roda bisnis secara berkelanjutan. Kami telah menetapkan lima bidang dimana kami bertekad menjadi perusahaan yang bertanggung jawab, yaitu penata-kelolaan organisasi, hubungan kerja dengan karyawan, perlindungan konsumen, pelestarian lingkungan, dan kontribusi terhadap masyarakat.

Pada tahun 2010 perusahaan kami menunjukkan kemajuan dan perkembangan penting dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG). Kami membentuk sejumlah komite eksekutif untuk memperkuat kerangka menyeluruh tata kelola yang baik, mengubah anggaran dasar perusahaan sesuai ketentuan perundangan yang baru dan perubahan-perubahan di struktur organisasi kami, serta menyusun ulang panduan pelaksanaan Kode Etik yang berlaku untuk semua karyawan termasuk Direksi. Kami telah memperbarui Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang ditandatangani oleh manajemen bersama serikat karyawan Indosat pada 31 Desember 2010, serta meningkatkan kualitas layanan pelanggan, khususnya dalam penyelesaian keluhan pelanggan.

Sementara itu, dalam aspek Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) kami mencatat sejumlah kemajuan penting di tahun 2010. Di antaranya adalah program Mobil Klinik Sehat Keliling, program bantuan tanggap bencana banjir Karawang, banjir lumpur Wasior, tsunami Mentawai dan letusan Gunung Merapi. Kompetisi Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) yang diadakan untuk kelima kalinya mampu membangkitkan inovasi dan kreativitas masyarakat khususnya generasi muda dalam teknologi wireless. Kami juga sukses merintis upaya-upaya mengurangi emisi karbon dari operasional menara BTS kami. Seluruh aktivitas ini, serta berbagai kegiatan lainnya, akan dijabarkan lebih rinci dalam laporan terpisah Indosat Sustainability Report 2010, yang telah diterbitkan untuk ketiga kalinya, mengikuti praktik terbaik CSR tingkat global.

Penghargaan untuk Kesempurnaan

Upaya keras kami dalam Operational Excellence telah memperoleh banyak pengakuan dan penghargaan untuk prestasi dan pencapaian yang diraih. Keunggulan Call Center dan Customer Service Indosat mendapat penghargaan di ajang ‘Call Center Award for Service Excellence 2010’ yang diadakan Carre-Center for Customer Satisfaction & Loyalty (Carre-CCSL) dan majalah Marketing, kami memperoleh ‘Award in Best Contact Center Indonesia 2010’ dari Indonesia Contact Center Association (ICCA), serta penghargaan sebagai ‘Best Customer Care Operator’ di Selular Award 2010 yang diadakan majalah Selular. Indosat juga menempati posisi keenam sebagai ‘Most Admired Companies in Indonesia 2010’ menurut survei dari harian Asian Wall Street Journal. Selain itu, kami juga menerima banyak penghargaan atas kualitas dan inovasi produk serta layanan kami.

Tanpa mengurangi bobot penghargaan yang diterima, kami menyadari bahwa masih banyak yang harus kami perbaiki di berbagai aspek bisnis dan operasi kami. Mengingat bahwa kini Indosat tidak hanya berkompetisi dengan para pesaing di industri telekomunikasi, namun juga perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional terkemuka, kami berupaya menanamkan kesadaran untuk melakukan penyempurnaan organisasi secara terus menerus. Kesadaran inilah, dalam hemat kami, merupakan aspek terpenting bagi Indosat untuk merebut dan mempertahankan posisi sebagai penyedia utama layanan telekomunikasi terlengkap dan terintegrasi serta menjadi perusahaan yang bertanggung jawab di Indonesia.

Perubahan Komposisi Direksi

Sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 8 Februari 2011, Hans C. Moritz menggantikan Stephen Edward Hobbs sebagai direktur, efektif sejak 1 Mei 2011.

Prospek dan Strategi Bisnis 2011

Bagi Indosat, 2011 adalah tahun penuh harapan dan tantangan. Kami menyadari banyaknya tantangan yang menghadang di depan, namun kami berharap mulai memetik hasil-hasil nyata dari berbagai prakarsa kami di tahun 2010 dalam membangun landasan kokoh untuk transformasi berkelanjutan. Berdasarkan hal tersebut, kami telah menerapkan berbagai prioritas dan program untuk tahun 2011.

Prioritas utama kami adalah mempertahankan dan memperkuat posisi kami dalam pengembangan pangsa pasar dan pendapatan. Kami berupaya mencapainya, antara lain memperkuat posisi di layanan broadband dan BlackBerry termasuk di segmen pasar korporasi dan UKM, mengembangkan layanan mobile-commerce serta bisnis penyewaan menara, serta penerapan strategi klusterjaringan di wilayah-wilayah potensial. Indosat juga akan memfokuskan pembangunan dan perbaikan kapasitas dan kualitas layanan melalui penerapan jaringan HSPA+, efisiensi biaya operasi BTS, penambahan kapasitas transmisi jaringan, dan melanjutkan program modernisasi jaringan serta rencana peluncuran Satelit Palapa-E.

Di samping itu, Indosat terus melanjutkan langkah-langkah untuk memperbaiki efektivitas kerja dan mencapai keunggulan operasional sesuai kerangka transformasi berkelanjutan bidang organisasi dan sumber daya manusia kami. Langkah-langkah ini, yang didukung strategi bisnis baru kami, tidak hanya akan memperkuat posisi Indosat di pasar, namun juga menciptakan nilai tambah, baik untuk pelanggan dan pemegang saham, sebagai satu-satunya operator telekomunikasi paling lengkap dan terintegrasi di Indonesia.

Ungkapan Terima Kasih

Sungguh merupakan tahun-tahun yang penuh tantangan bagi Indosat, seiring tuntasnya tahap pertama pertumbuhan transformatif kami dalam mengembangkan potensi dan melampaui apa yang telah kami capai sebelumnya. Atas nama Direksi, saya ingin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada manajemen dan seluruh karyawan Indosat atas dedikasinya mencapai hasil-hasil mengesankan tahun 2010. Terima kasih juga kami sampaikan kepada pemegang saham atas arahan dan kepercayaan terus menerus kepada kami. Yang turut berperan besar dalam keberhasilan tahun 2010 adalah dukungan dari mitra-mitra strategis, dan terutama juga dari para pelanggan setia. Terima kasih setulusnya kami sampaikan.

Besar harapan kami untuk terus mendapatkan dukungan dari segenap pemangku kepentingan. Dipacu oleh hasil-hasil dan kemajuan pesat di tahun 2010, kami sangat bersemangat dalam mengembangkan potensi terbaik guna mencapai keberhasilan lebih besar di tahun 2011 dan tahun-tahun seterusnya.

 

Harry Sasongko Tirtotjondro
President Director & CEO